Berita

Ilustrasi (Artiificial Inteligence)

Bisnis

Saham Eropa Cetak Rekor Tertinggi Berkat Pil Ajaib Novo Nordisk

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 07:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa sukses menyentuh level tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Selasa 23 Desember 2025 waktu setempat. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,34 persen atau 1,98 poin menjadi 588,73.

Kenaikan ini dipicu oleh kabar gembira dari raksasa farmasi Denmark, Novo Nordisk, yang sahamnya melesat 9,2 persen. Lonjakan ini terjadi setelah FDA Amerika Serikat menyetujui pil penurun berat badan terbaru mereka. 


Persetujuan ini menjadi "angin segar" bagi perusahaan untuk bersaing dengan rival beratnya, Eli Lilly, sekaligus mengembalikan kepercayaan investor yang sempat khawatir akan penurunan pangsa pasar mereka.

Sebagian besar pasar regional mencatatkan kenaikan, dengan FTSE 100 Inggris naik 0,24 persen atau 23,25 poin menjadi 9.889,22 dan DAX Jerman bertambah 0,23 persen atau 56,09 poin ke posisi 24.340,06, sementara CAC Prancis melemah 0,21 persen atau 17,22 poin jadi 8.103,85.

Selain sektor kesehatan yang naik 1,4 persen, sektor tambang juga ikut terangkat berkat reli harga perak yang menembus rekor. Di sisi lain, pasar merasa lebih tenang yang terlihat dari turunnya indeks volatilitas (kecemasan pasar) ke level terendah dalam setahun terakhir.

Secara keseluruhan, tahun 2025 diprediksi menjadi tahun terbaik bagi saham Eropa sejak 2021. Hal ini didorong oleh beberapa faktor kunci, yaitu tren penurunan suku bunga global, komitmen belanja pemerintah Jerman, dan investor mulai beralih dari saham teknologi AS yang sudah terlalu mahal ke pasar Eropa.

Meski pasar sedang bergairah, para analis mengingatkan untuk tetap waspada. Likuiditas pasar cenderung menipis menjelang libur akhir tahun, yang bisa memicu perubahan harga mendadak. Selain itu, ketegangan dagang antara China dan Uni Eropa terkait tarif produk susu dan kendaraan listrik masih menjadi risiko yang perlu dipantau.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya