Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Politik

Pilkada Lewat DPRD Bentuk Kemunduran Demokrasi

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 02:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wacana pemilihan kepala daerah dikembalikan lagi melalui DPRD terus bergulir di tengah publik.

Menurut Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, pilkada melalui DPRD merupakan bentuk kemunduran demokrasi di Indonesia.

“Ini akan menyebabkan kemunduran demokratisasi di daerah dan apapun alasanya baik itu efisiensi anggaran pemilu dan lain sebagainya, semestinya tidak bisa menjadi suatu dasar untuk mereduksi demokrasi dan hak partisipasi publik dalam memilih dan mengawasi kepala pemerintahanya di daerah,” kata Iwan akrab disapa kepada RMOL di Jakarta, Selasa malam, 23 Desember 2025.


Lanjut dia, wacana ini juga akan menyebabkan sulitnya pengawasan publik terhadap program dan kinerja eksekutif di daerah. 

“Apalagi kita tahu DPRD diisi oleh kader-kader partai politik dan pastinya yang memiliki kepentingan adalah elite khususnya partai,” jelasnya.

Dengan demikian, Iwan menegaskan bahwa peran partisipasi warga di daerah akan tereduksi dengan adanya pemilihan kepala daerah oleh DPRD.    

“Peran masyarakat sebagai suara mayoritas dalam demokrasi akan tereduksi sehingga kepentingan rakyat daerah akan dikorbankan,” pungkasnya.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya