Berita

Logo KPK (RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

5 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2025

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak lima kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang tahun 2025.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengaku prihatin karena lima dari total 11 OTT yang dilakukan KPK tahun ini melibatkan kepala daerah yang baru dilantik.

“Sejumlah penangkapan tersebut menimbulkan keprihatinan karena menjerat kepala daerah yang baru saja dilantik pada Februari 2025,” kata Fitroh, dikutip redaksi di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.


Fitroh menyebut, kepala daerah pertama yang terjaring OTT KPK pada 2025 adalah Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abd Azis. 

Penangkapan itu kemudian disusul oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, serta Bupati Bekasi Ade Kuswara yang ditangkap pada 18 Desember 2025.

Lebih lanjut, Fitroh menegaskan bahwa upaya penindakan KPK tidak berhenti pada penangkapan semata. KPK akan terus mengembangkan perkara dengan menelusuri aliran dana, peran pihak lain, serta menetapkan tersangka baru sebagai bentuk komitmen membongkar praktik korupsi hingga ke akarnya.

“Sepanjang 2025, KPK telah menetapkan 118 orang sebagai tersangka per 22 Desember 2025. Hal ini mencerminkan intensitas dan keseriusan KPK dalam menjaga integritas penyelenggaraan negara,” pungkas Fitroh.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya