Berita

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono di Lapangan M. Silam, Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara. Senin, 22 Desember 2025. (Foto: Dispenal)

Nusantara

Menko AHY Lepas Bantuan Kemanusiaan Lewat KRI Semarang-594

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 02:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono melepas keberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Kemanusiaan menggunakan KRI Semarang-594 TNI AL dalam rangka mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Pada pelepasan keberangkatan KRI Semarang-594, Menko IPK didampingi oleh Panglima Koarmada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, dan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus bertempat di Lapangan M. Silam, Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara. Senin, 22 Desember 2025.

Menko IPK dalam keterangannya pada media mengatakan bahwa Kemenko IPK fokus pada upaya perbaikan infrastruktur dasar yang rusak, hancur, hilang akibat banjir bandang dan juga longsor yang kita ketahui telah melumpuhkan aktivitas masyarakat, aktivitas ekonomi di cukup banyak kabupaten/kota di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 


“Kami jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan hari ini kembali membuka ruang kolaborasi dalam semangat peduli dan berbagi untuk bisa membantu masyarakat saudara-saudara kita yang sampai dengan hari ini terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar AHY.

Lebih lanjut Menko IPK menjelaskan bantuan kemanusiaan yang dikirimkan menggunakan KRI Semarang-594 berupa bahan makanan, kemudian juga pakaian, alat perlengkapan perorangan, life support, termasuk untuk jembatan perintis, rumah modular, kebutuhan untuk sanitasi, dan obat-obatan. Selain itu juga material pendukung pengungsian, seperti tenda pengungsian, toilet portable, genset, pompa air, toren air, bahan penjernih air, serta perlengkapan dapur dan kebersihan.

Sebelumnya KRI Semarang-594 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Agus Yunianto telah melaksanakan embarkasi bantuan kemanusiaan selama dua hari, terhitung mulai tanggal 19 hingga 20 Desember 2025, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, instansi, komunitas, serta masyarakat.

Keberangkatan Satgas Bantuan Kemanusiaan ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan komitmen TNI AL dalam mendukung program pemerintah serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana alam yang sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, sekaligus menegaskan peran TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya di bidang kemanusiaan.


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya