Berita

Menlu Sugiono di Pertemuan Khusus Menteri Luar Negeri ASEAN, Malaysia, Senin, 22 Desember 2025 (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Menlu Sugiono Hadiri Pertemuan Khusus ASEAN Bahas Konflik Thailand-Kamboja

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 17:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menghadiri Pertemuan Khusus Menteri Luar Negeri ASEAN di Kuala Lumpur, Senin, 22 Desember 2025.

Forum itu secara khusus digelar untuk membahas situasi bentrokan bersenjata di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja yang kembali meningkat dalam sepekan terakhir. 

Pertemuan dipimpin langsung oleh Menlu Malaysia selaku Ketua ASEAN dengan partisipasi penuh seluruh Menlu negara anggota. 


Myanmar hanya mengirim Permanent Secretary Kementerian Luar Negeri sebagai perwakilan non-politis, sementara Vietnam terwakili pejabat tingkat tinggi.

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono memberi apresiasi terhadap kepemimpinan Malaysia sekaligus mendorong agar para pihak segera menghentikan tindakan militer. 

"Pada intinya, Indonesia percaya bahwa kedua keluarga kita di ASEAN, Kamboja maupun Thailand, akan menemukan jalan damai melalui dialog dengan dukungan penuh ASEAN,” kata Menlu RI.

Ia juga menyoroti dimensi kemanusiaan akibat eskalasi konflik. Menurutnya, konsekuensi yang menimpa penduduk sipil tidak dapat diabaikan.

Sebagai bentuk kontribusi konstruktif, Indonesia menyatakan kesiapan untuk ikut berpartisipasi langsung di lapangan. Sugiono menegaskan kesiapan personel Indonesia dalam mekanisme pengamatan kawasan. 

Selain penanganan situasi jangka pendek, Indonesia mendorong penguatan instrumen penyelesaian damai yang dimiliki ASEAN, termasuk Treaty of Amity and Cooperation (TAC). 

Pertemuan kemudian menghasilkan Chair’s Statement yang menegaskan kembali sentralitas ASEAN sebagai jangkar stabilitas kawasan dan menyerukan pemulihan kepercayaan melalui jalur dialog, baik bilateral maupun dengan fasilitasi Ketua ASEAN.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya