Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS M Kholid. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PKS Kaji Usulan Pilkada Dipilih DPRD

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 17:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih mengkaji usulan pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS, M Kholid mengatakan, partainya belum mengambil sikap final terkait mekanisme pilkada, apakah tetap dipilih langsung oleh rakyat atau melalui DPRD.

“Kami sedang mengkaji mana yang terbaik bagi masa demokrasi kita. Mana yang lebih baik, apakah langsung atau tidak langsung,” kata Kholid kepada wartawan, Senin 22 Desember 2025.


Menurut Kholid, PKS saat ini masih membuka ruang masukan dari berbagai pihak sebelum menentukan sikap resmi. Masukan tersebut datang dari masyarakat luas, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat (NGO), kalangan kampus, hingga konstituen PKS.

“Ada waktunya nanti kami akan sampaikan secara resmi melalui Fraksi di DPR,” kata Kholid.

Sementara itu, terkait dinamika koalisi menjelang Pilpres 2029, Kholid menilai pembahasan tersebut masih terlalu dini. Ia menegaskan fokus PKS saat ini adalah mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar berjalan sukses hingga akhir masa jabatan.

Menurut Kholid, isu mendesak saat ini yang perlu menjadi prioritas nasional adalah masalah penanganan bencana di Sumatera. 

“Proses rehabilitasi, rekonstruksi dan membangkitkan ekonomi Sumatera menjadi isu besar yang penting untuk diprioritaskan,” pungkas Kholid.

Sebelumnya, Partai Golkar telah menyepakati sejumlah poin strategis dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025, salah satunya mengusulkan pelaksanaan pilkada melalui DPRD.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya