Berita

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak (kiri). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

KPK:

Rp3,6 Miliar Barang Gratifikasi Ditetapkan Milik Negara

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 16:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak Rp3,6 miliar barang gratifikasi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai milik negara.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak mengatakan, sejak awal 2025 hingga per 4 Desember 2025, KPK telah menerima ribuan laporan gratifikasi.

"Pelaporan gratifikasi juga meningkat. Pasalnya, lebih dari 4.580 laporan dengan ribuan barang diserahkan kembali ke negara," kata Tanak dalam kegiatan konferensi pers kinerja KPK tahun 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin 22 Desember 2025.


Barang gratifikasi yang ditetapkan sebagai milik negara nilainya mencapai Rp3,6 miliar.

"Setiap laporan merupakan bentuk keberanian masyarakat berkata tidak pada pemberian yang tidak sepatutnya," pungkas Tanak.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya