Berita

Pengusaha Jusuf Hamka bersama pemerintah mengirim bantuan untuk korban terdampak bencana Sumatera. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Jusuf Hamka dan Pemerintah Kirim Bantuan Korban Bencana Via Kapal TNI AL

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 15:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah bersama para pengusaha mengirim bantuan untuk korban bencana Pulau Sumatera melalui Komando Lintas Laut militer (Kolinlamil) TNI AL menggunakan KRI Semarang 594 dari Tanjung Priok Jakarta, Senin, 22 Desember 2025.

Bantuan tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan, termasuk PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP).

"Terima kasih pada para tokoh yang sudah hadir menjadi bagian dari kepedulian, termasuk filantropi Pak Jusuf Hamka. Selalu kita nantikan kebaikan hati Bapak untuk bisa memberikan atau turut membantu masyarakat di daerah bencana," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat pelepasan bantuan.


Menurut AHY, bantuan dalam bentuk apa pun sangat diharapkan para korban terdampak bencana. Ia juga mengingatkan agar seluruh masyarakat Indonesia bersatu saling membantu untuk meringankan beban para korban.

Data yang didapat Kemenko Infra, jumlah korban terdampak bencana Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang masih tinggal di shelter pengungsian ada 300 ribu sampai 400 ribu orang.

“Jangan pernah menyerah untuk terus memberikan yang terbaik untuk saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh," tegas AHY. 

Sementara itu, pengusaha Jusuf Hamka yang ikut hadir dalam pelepasan bantuan merinci bantuan yang dikirim berupa bahan makanan pokok, kebutuhan bayi dan ibu, serta kebutuhan harian dan kesehatan bagi para korban terdampak di tiga provinsi di Sumatera. 

Sosok yang akrab disapa Babah Alun ini mengaku sudah menganggarkan program CSR selama setahun ke depan untuk membantu para korban bencana. Bantuan diterima langsung Komando Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara untuk dikirim ke Pulau Sumatera.

"Hari ini kami mengirimkan bantuan via Kolinlamil yang dibawa KRI Semarang 594, dan kami menganggarkan untuk CSR tahun depan kami tarik kemari (untuk bantuan korban bencana), ya ada ratusan miliar kami anggarkan," tutur Jusuf Hamka.

Selain dikirim melalui kapal TNI AL, bantuan juga dikirim melalui sejumlah pihak. Antara lain, melalui Lembaga Matahari Pagi, Organisasi KNPI, dan juga langsung melalui Kantor Staf Presiden (KSP). 

"Sebagai warga negara kita wajib membantu negeri. Negeri sedang susah dan berduka, ayo kita bergandengan tangan, baik cerdik pandai, pengusaha, relawan, yuk kita sama-sama bersatu," tutur Babah Alun.

Babah Alun juga menyayangkan masih ada sejumlah pihak mengkritik kerja keras pemerintah. Padahal pemerintah sudah bekerja keras sejak hari pertama tanpa sorotan kamera untuk menanggulangi dampak banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi.

Ia mengajak seluruh pihak menyamakan persepsi untuk kebaikan pada korban. Bukan hanya pandai mengkritik atas apa yang dilakukan pemerintah, tetapi ikut bergotong royong, ringan tangan untuk membantu para korban bencana, apapun bentuk bantuannya. 

"Mau pampers, mau kasur, torn air bersih, makanan biskuit kita bantu, kalau tidak bisa, jangan kita pandai mengkritik, tetapi kita pandai berdoa saja, kasih doa saja," tegas Babah Alun.

"Kalau di agama saya itu, 'sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat orang banyak," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya