Berita

Mesin Cuci Manusia oleh Science Co. (Foto: AFP)

Dunia

Mesin Cuci Manusia Segera Dijual Bebas Tahun 2026

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Inovasi imajinasi futuristik ala 2050 kini makin mendekat setelah Jepang memastikan akan merilis mesin cuci manusia ke pasar bebas mulai 2026.

Mesin cuci manusia yang dikembangkan perusahaan Science Co. itu pertama kali diperkenalkan ke publik sejak Osaka World Expo pada April 2025. Selama pameran tersebut, sekitar 1.300 pengunjung telah mencoba perangkat tersebut

Dilansir dari Kyodo, perangkat ini mampu membersihkan dan mengeringkan seluruh tubuh secara otomatis hanya dalam waktu sekitar 10 menit, menggunakan teknologi gelembung halus yang dapat menembus pori-pori kulit tanpa perlu menggosok.


"Kami telah menciptakan versi nyata dari mesin cuci manusia yang membersihkan tubuh dari kepala hingga kaki," ujar Ketua Science Co., Yasuaki Aoyama, dikutip Senin, 22 Desember 2025.

Ia menegaskan, mesin ini dirancang untuk mengurangi beban mandi bagi pengguna, khususnya di pusat perawatan lansia.

Unitnya dibanderol dengan harga 1,45 juta yen atau sekitar 9.200 dolar AS. Berbentuk bak mandi persegi panjang dengan pintu samping, pengguna cukup duduk di dalam kapsul otomatis sementara sistem berbasis AI bekerja membersihkan hingga mengeringkan tubuh.

Pengiriman awal mesin dijadwalkan mulai Maret 2026 ke fasilitas perawatan lansia, sebelum akhirnya dipasarkan ke publik pada akhir tahun.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya