Berita

Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki saat meninjau pembersihan kayu bekas banjir di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Minggu, 22 Desember 2025 (Dokumentasi Humas Kementerian Kehutanan)

Politik

Pemerintah Berjibaku Bersihkan Kayu Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 10:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar Rapat Koordinasi Pembersihan Material Kayu Terbawa Banjir sebagai tindak lanjut kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penanganan dampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Kita mengadakan rapat terkait pembersihan material kayu terbawa banjir,” kata Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki dalam keterangan resmi pada Minggu, 21 Desember 2025.

Lanjut Rohmat, dirinya menekankan pentingnya evaluasi progres pembersihan material kayu terbawa banjir di Padang (Sumatera Barat), Aceh Tamiang dan Aceh Utara (Aceh), serta Tapanuli Selatan (Sumatera Utara) agar mendorong percepatan agar proses berjalan lancar dan cepat.


“Harapannya yang lokasi di Padang bisa jadi quick win dari pembersihan ini,” kata Rohmat.

Pemerintah pun mengerahkan alat berat untuk mengangkat kayu, salah satunya di wilayah pesisir Padang, Sumatera Barat.

"Ada 8 excavator yang sudah turun, silakan diatur di mana yang perlu menggunakan tenaga excavator terutama yang kayu-kayu berukuran besar, terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah terlibat dalam pembersihan,” kata Rohmat.

Lalu, untuk wilayah Aceh Tamiang pembersihan terpusat di kawasan Pesantren Darul Muchsin dengan rencana pengoperasian delapan unit excavator. Sebab, nerdasarkan pengukuran drone, luas tumpukan kayu mencapai sekitar dua hektare dengan ketinggian hingga empat meter dan volume sekitar 80 ribu meter kubik dengan waktu pengerjaan 7 hari. 

Untuk wilayah Sumatera Utara, pembersihan material kayu di Sungai Garoga telah berjalan hampir 20 hari dan menyisakan kurang dari 20 persen dari kondisi awal. 

Di Aceh Utara ada tiga alat berat telah bekerja dan berhasil membersihkan masjid utama agar kembali dapat dimanfaatkan masyarakat. 

Rapat ini dihadiri perwakilan pemerintah daerah, unsur BNPB, serta dukungan TNI dan Polri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Kultus “Benda-benda Suci” di Eropa Abad Pertengahan

Minggu, 15 Maret 2026 | 06:16

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:59

Roy Suryo Cs Dilarang Ladeni Rismon Beradu Argumentasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:32

Abdul Malik bin Marwan, Revolusi Birokrasi yang Mengubah Sejarah Islam

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:23

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Trump Berbaju Fir’aun

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:31

Enam Bulan Purbaya, Rupiah Melemah tiap Bulan

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:08

Pendekatan Teman Sebaya Efektif Cegah Bullying di Sekolah

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:02

Rismon Menelan seluruh Omongannya Tanpa Ada Terkecuali

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:21

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Selengkapnya