Berita

Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo Ra Fahmi Abdul Haq Zaini menanam pohon di lereng gunung Argopuro. (Foto: RMOLJatim)

Politik

PKB Probolinggo Hijaukan Lereng Argopuro Sesuai Perintah Cak Imin

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 05:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Instruksi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak berhenti sebagai jargon politik.

Di Kabupaten Probolinggo, perintah itu diterjemahkan DPC PKB  Probolinggo melalui aksi nyata penanaman pohon di bantaran sungai Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, wilayah yang sebelumnya dilanda banjir bandang.

Aksi penghijauan tersebut melibatkan struktur partai secara penuh, mulai dari jajaran DPC, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo hingga badan otonom (banom) partai. 


Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo Ra Fahmi Abdul Haq Zaini turun langsung bersama Ketua Fraksi PKB DPRD Muchlis, Wakil Ketua Fraksi Mochammad Al Fatih, Sekretaris Fraksi Dewi Azizah, serta seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo.

Dukungan juga datang dari banom PKB, di antaranya Garda Bangsa yang dipimpin Haji Muhammad Badrul Kamal beserta jajaran DKC dan DKAC, Panji Bangsa di bawah kepemimpinan Mochammad Al Fatih, serta PC Perempuan Bangsa yang dikomandoi Nyai Hajjah Siti Arifah. Kegiatan ini turut melibatkan Muslimat NU, Fatayat NU setempat, pemuda desa, dan perangkat Desa Andung Biru.

Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Ra Fahmi menegaskan bahwa aksi penanaman pohon ini adalah wujud tanggung jawab politik PKB dalam merespons krisis ekologis yang berdampak langsung pada masyarakat. 

Menurutnya, banjir bandang yang melanda Tiris menjadi peringatan keras bahwa kerusakan lingkungan tak bisa lagi dihadapi dengan pendekatan seremonial.

“Ini bukan sekadar tanam pohon, tapi komitmen politik. PKB ingin hadir memberi solusi jangka panjang, memulihkan ekologi hulu agar keselamatan hilir bisa dijaga,” ujar Ra Fahmi dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu malam, 21 Desember 2025.

Ia menjelaskan, gerakan ini merupakan bagian dari aksi serentak PKB se-Jawa Timur atas arahan pimpinan wilayah dan pusat. 

Ra Fahmi yang juga Wakil Bupati Probolinggo ini mengutip pesan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menyebut gerakan penghijauan sebagai bentuk “taubat ekologi”, sekaligus tanggung jawab moral partai politik di tengah krisis lingkungan yang kian nyata.

Di Kabupaten Probolinggo sendiri, ribuan pohon ditanam di sejumlah titik rawan bencana. 

Sekitar 200 pohon difokuskan di Kecamatan Tiris, selain lokasi lain seperti Krucil. Secara keseluruhan, target penanaman pohon PKB di Jawa Timur mencapai puluhan ribu batang.

Ra Fahmi menegaskan bahwa kepedulian PKB terhadap warga terdampak banjir tidak berhenti pada penyaluran bantuan sosial. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PKB Faisol Riza melalui DPC PKB Kabupaten Probolinggo telah menyalurkan paket sembako bagi warga terdampak. Namun, melalui gerakan penghijauan, PKB menegaskan orientasi kebijakannya pada pencegahan dan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

“Bantuan darurat itu penting, tapi memperbaiki lingkungan jauh lebih strategis agar bencana tidak terus berulang. Ini yang kami dorong,” tandasnya.

Gerakan “Hijaukan Hulu, Selamatkan Hilir” ini menegaskan posisi PKB sebagai partai politik yang mencoba melampaui politik elektoral semata. 

PKB ingin menunjukkan bahwa politik juga harus hadir dalam agenda penyelamatan lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat, bukan hanya dalam ruang pidato dan janji kampanye.


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya