Berita

Menko Kumham dan Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: YouTube Mahfud MD Official)

Politik

Yusril Ihza Mahendra:

Anak Masyumi dan NU Jangan Ada Beban Psikologis Lagi

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham dan Imipas) Yusril Ihza Mahendra menceritakan kisahnya sebagai keturunan Masyumi yang pernah berjasa pada terpilihnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai presiden pada Sidang Umum MPR tahun 1999.

Hal itu disampaikan Yusril dalam podcast bersama mantan Menko Polkam Mahfud MD dikutip dalam kanal YouTube Mahfud MD Official, Minggu malam, 21 Desember 2025.

Yusril mulanya mengisahkan soal pengunduran dirinya pada pemilihan presiden di MPR yang kala itu diikuti Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri. Mundurnya Yusril membuat suara perwakilan Islam tidak terpecah dalam SU MPR.


“Dengan mundurnya saya itu Gus Dur terpilih sebagai presiden. Dan pada waktu itu habis pemilihan presiden, sore-sore. Saya dipanggil Gus Dur di Wisma Negara, di Kompleks Istana,” kata Yusril.

Pemanggilan itu terkait tawaran Gus Dur ke Yusril untuk menjadi menteri yang mengurusi hukum dalam kabinet pemerintahannya.

Usai bertemu Gus Dur, Yusril kemudian bertemu dengan Kiai Langitan KH Abdullah Faqih beserta rombongan.

“Begitu saya turun lift, ketemulah saya sama Kiai Abdullah Faqih, kiai langitan, ada Ibu Khofifah. Pak Faqih terus bilang ke saya ‘Pak Yusril saya mewakili para kiai, saya terima kasih sama sampean, sampean sudah ikhlas mundur sampai Gus Dur terpilih sebagai presiden,” ujar Yusril sambil menirukan ucapan Kiai Faqih.

“Jadi saya bilang ke Pak Kiai, ‘saya terima kasih Pak Kiai, saya minta tolong, satu, saya bilang saya ini anak Masyumi, saya sudah ikhlas mundur, kasih kesempatan sama Gus Dur jadi presiden, jadi tolonglah antara anak Masyumi dan anak NU jangan ada beban psikologis lagi’. Nah Pak Kiai itu manggut-manggut, sebab kadang-kadang itu masih ada psikologis itu,” tambahnya.

Lantas Yusril melanjutkan kisahnya dengan mantan Ketua GP Ansor Slamet Effendi Yusuf (almarhum) yang masih mempersoalkan kejadian 1952-1953 yakni pisahnya NU dari Masyumi.

“Ya nggak usah kita ceritakan apa masalahnya kan. Nah jadi sekarang ini kan mestinya kita sudah satu. Jadi Gus Dur dengan saya juga begitu. Jadi (sewaktu) ngobrol-ngobrol, ‘Mas Yusril tetap ya, kita harus menghadapi begini, pokoknya orang Masyumi dan orang NU harus bersatu’ (menirukan ucapan Gus Dur). Dan itu saya senang sekali,” pungkas Yusril.

Sejarah politik Islam di Indonesia sempat diwarnai perseteruan antara Masyumi dan Nahdlatul Ulama (NU) jelang Pemilu 1955. Namun garis keturunan Masyumi dan NU seiring berjalannya waktu terus bahu-membahu dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam dalam bingkai NKRI.  


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya