Berita

Telur asin. (Foto: Pinterest/Muhtari)

Bisnis

Pembuat Telur Asin Ketiban Cuan Besar Berkat Program MBG

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Yayak Surayak tak pernah mengira, jika usaha beternak itik dan membuat telur asin yang dilakukannya ternyata bisa mensejahterakan keluarga dan warga sekitar. 

Sebab, selama ini ia hanya bisa menjual 100-200 butir telur asin dalam seminggu, sekarang setelah menjadi pemasok dapur MBG ia bisa menjual 3000-5000 butir tiap minggu atau naik 2900-4900 persen.

“Alhamdulillah, sejak adanya MBG di sini, peternak itik seperti kami menjadi sangat terbantu. Kalau selama ini kami hanya bisa menjual 100 sampai 200 butir telur per minggu, sekarang sekali kirim bisa 3.000 sampai 5.000 butir telur asin dan langsung dibayarkan,” kata Yayak dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 21 Desember 2025.


Usaha pembuatan telur asin yang diupayakan Yayak juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Jika semula cukup membuat telur asin sendirian, ia kini tak mampu lagi mengerjakannya dengan tenaga sendiri. Kini ia mulai mempekerjakan ibu-ibu tetangga di sekitar rumahnya. 

“Sekarang ada 4 sampai 5 orang yang membantu, sementara satu orang lagi untuk packing,” ujarnya. 

Telur asin untuk menu MBG yang diminta SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi) biasanya yang tidak terlalu asin. Karena itu prosesnya menjadi lebih cepat. Jika telur asin yang dijual di pasar umum biasanya memerlukan waktu 12 sampai 15 hari untuk pengasinan, telur asin untuk MBG hanya memerlukan waktu 7 sampai 8 hari. 

“Waktu pengasinannya lebih cepat, supaya tidak terlalu asin,” jelasnya.

Dengan bertambahnya permintaan telur asin dari beberapa dapur MBG di Kecamatan Sumber Sari, Yayak mulai berpikir untuk menyiapkan stok telur yang lebih banyak. Karena itu dia kini mulai memperbesar kandang dan menambah jumlah itik yang dipeliharanya. 

“Kita tambah bebeknya, kita kembangkan usaha peternakannya dulu,” ucap dia.

Karena peningkatan omset penjualan telur itik yang dia rasakan, Yayak sangat berharap agar program MBG terus berlanjut. 

“Sebab, perajin kecil seperti saya ini sangat terbantu, karena omsetnya naik sampai 3000 persen, perputarannya cepat, dan sampai ke kami-kami ini. Selain itu, banyak warga yang bisa bekerja,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya