Berita

Bangkai gajah yang tewas tertabrak kereta di Assam, India. (Foto: Reuters)

Dunia

Tujuh Ekor Gajah di India Tewas Tertabrak Kereta

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 15:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sebuah kereta ekspres di India menabrak kawanan gajah yang menyeberangi rel di distrik Hojai, Assam, Sabtu, 20 Desember 2025. Insiden itu menewaskan tujuh gajah liar Asia, termasuk anak gajah.

Kecelakaan ini terjadi ketika kereta tujuan New Delhi melintas kawasan berhutan di timur laut India. Wilayah tersebut dikenal memiliki populasi gajah besar.

Pihak Northeast Frontier Railway menyatakan masinis telah mengerem darurat setelah melihat sekitar 100 gajah di atas rel, namun tidak mampu menghentikan laju kereta sepenuhnya.


Akibat benturan tersebut, tiga gajah dewasa dan empat gajah muda tewas, sementara satu anak gajah lainnya terluka, dan lima gerbong kereta tergelincir. 

"Berkat tindakan tepat waktu masinis dalam mengendalikan kecepatan kereta, para penumpang selamat tanpa cedera," kata perwakilan Northeast Frontier Railways, Kapinjal Kishore Sharma, dikutip dari Reuters, Minggu, 21 Desember 2025.

Ratusan penumpang kereta sempat dievakuasi dan perjalanan kereta dialihkan sementara. Untungnya, tidak ada korban manusia dalam kejadian ini.

Gajah-gajah yang tewas telah diperiksa dokter hewan dan dikuburkan oleh otoritas setempat.

Assam sendiri memiliki hampir 6.000 ekor gajah, dan meski jalur kereta kerap dilintasi kawanan gajah, lokasi kecelakaan ini bukan termasuk koridor gajah resmi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya