Berita

Tokoh nasional Anies Baswedan ikut turun langsung ke wilayah terdampak bencana di Gampong Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. (Foto: Medsos Anies Baswedan)

Nusantara

Anies Serukan Jangan Lelah Bantu Korban Bencana

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 13:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tokoh nasional Anies Baswedan ikut turun langsung ke wilayah terdampak bencana di Gampong Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada 18–19 Desember. 

Kehadiran Anies bersama Humanies Project menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menyalurkan bantuan kemanusiaan yang bersumber dari solidaritas rakyat Indonesia.

Anies menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana masih panjang dan membutuhkan komitmen bersama agar para penyintas dapat kembali hidup aman dan bermartabat. Ia mengajak masyarakat untuk tidak cepat lelah dalam memberikan dukungan kepada para korban.


“Masih bersama Humanies Project meneruskan bantuan dari rakyat Indonesia. Pemulihan masih panjang, jangan lelah dulu membantu para korban bencana agar segera kembali hidup aman dan bermartabat,” ujar Anies lewat akun X miliknya, Minggu, 21 Desember 2025.

Menurutnya, bantuan kemanusiaan tidak hanya berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi harus terus berlanjut hingga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak benar-benar tercapai.

Sebelumnya, Anies juga menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh warga yang tengah menghadapi musibah bencana. Ia menekankan pentingnya ikhtiar kolektif agar tidak ada warga yang merasa sendirian dalam menghadapi situasi sulit.

“Semoga seluruh warga yang terdampak bencana diberi kekuatan untuk melalui ujian ini. Sementara tugas kita adalah terus menguatkan ikhtiar bersama untuk mempercepat respon, melindungi setiap warga, dan memastikan tak ada yang dibiarkan berjuang sendirian saat bencana datang,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut menjadi simbol kepedulian sekaligus pengingat bahwa penanganan bencana memerlukan keterlibatan berkelanjutan dari seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, relawan, maupun masyarakat luas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya