Berita

Presiden Prabowo Subianto (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Tahun 2026 Prabowo Tambah Anggaran Perumahan Jadi Rp10 Triliun

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 13:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mulai 2026, Presiden RI Prabowo Subianto menaikkan anggaran sektor perumahan menjadi lebih dari Rp10 triliun demi memperluas jangkauan program Bedah Rumah hingga mencakup seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Kebijakan peningkatan anggaran tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dalam sebuah pernyataan di Serang, seperti dikutip pada Minggu, 21 Desember 2025. 

Maruarar menyampaikan bahwa anggaran kementeriannya naik dari sekitar Rp5 triliun menjadi lebih dari Rp10 triliun pada 2026.


Dari total anggaran tersebut, Maruarar menegaskan bahwa mayoritas dialokasikan langsung untuk rakyat melalui berbagai program renovasi rumah tidak layak huni.

“80 persen anggaran kami buat rakyat melalui program Bedah Rumah,” ujarnya.

Menurut Maruarar, pada tahun-tahun sebelumnya masih terdapat banyak daerah yang belum tersentuh program Bedah Rumah, sehingga pemerataan manfaat belum maksimal.

“Tahun ini ada 222 kabupaten/kota yang tidak ada program Bedah Rumah. Bahkan dalam lima tahun terakhir, ada 22 kabupaten yang tidak pernah mendapatkannya,” ujar Maruarar.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut berubah di bawah kepemimpinan Prabowo. Dengan menggunakan data dan prinsip keadilan sebagai dasar, pembangunan perumahan dirancang agar menjangkau daerah-daerah yang selama ini tertinggal.

Berkat arahan Prabowo, seluruh kabupaten/kota dipastikan akan mendapatkan program Bedah Rumah pada 2026 mendatang. Langkah ini didukung oleh peningkatan anggaran yang signifikan dari tahun sebelumnya.

Selain penambahan anggaran, pemerintah juga menaikkan target jumlah rumah yang direnovasi. Jika sebelumnya hanya sekitar 45 ribu unit, pada 2026 targetnya meningkat drastis hingga sekitar 400 ribu unit, atau naik hampir delapan kali lipat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya