Berita

Ketua Umum DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sahat M.P. Sinurat (kiri) dan Ketua DPD GAMKI Sumatera Utara, Swangro Lumban Batu saat meninjau banjir. (Foto: Dokumentasi DPP GAMKI)

Nusantara

GAMKI Dukung Toba Pulp Lestari Ditutup

MINGGU, 21 DESEMBER 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Sumatera Utara mendukung ketegasan Gubernur Sumut Bobby Nasution terkait rencana penerbitan surat rekomendasi penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL) kepada pemerintah pusat. 

GAMKI juga mendukung langkah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menyegel dan menutup aktivitas PT TPL, termasuk 11 perusahaan lainnya, serta menghentikan operasional perusahaan dan menangguhkan sementara akses penatausahaan hasil hutan di wilayah perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Terlebih Kemenhut akan melakukan audit dan evaluasi mendalam terhadap TPL atas dugaan menjadi salah satu penyebab bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara.


"Bertahun-tahun Gubernur Sumut sebelumnya tidak berani mengeluarkan rekomendasi untuk menutup PT TPL," kata Ketua DPD GAMKI Sumut, Swangro Lumban Batu dalam keterangan resmi pada Sabtu 20 Desember 2025.

Menurut Swangro, negara tidak boleh ragu menindak tegas setiap perusahaan yang terbukti merusak lingkungan.

Apabila semua pemeriksaan, audit, dan penyelidikan mengonfirmasi bahwa TPL bersama perusahaan lainnya melanggar hukum dan merusak keselamatan masyarakat, kata Swangro, tidak ada pilihan lain -- TPL dan perusahaan perusak lingkungan lainnya harus ditutup permanen. 

"Negara tidak boleh kalah oleh korporasi,” tegas Swangro.

Swangro menegaskan bahwa GAMKI tidak menolak investasi maupun kehadiran industri di tanah Sumut, namun itu bisa dapat ditolerir selama tetap berpijak pada hukum dan keadilan ekologis.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya