Berita

Ilustrasi (Foto: GSM Arena)

Tekno

Exynos 2600 Dirilis, Chip Smartphone 2nm Pertama di Dunia

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 14:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Samsung resmi memperkenalkan Exynos 2600, chipset mobile terbaru yang menjadi chip smartphone berukuran 2 nanometer pertama di dunia.

Chip ini diproduksi menggunakan teknologi proses 2nm GAA (Gate-All-Around) dari Samsung Foundry, yang dirancang untuk menghadirkan performa tinggi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu 20 Desember 2025, Exynos 2600 menggunakan CPU 10 inti berbasis arsitektur Arm v9.3. 


Susunannya terdiri dari satu inti utama berperforma tinggi, tiga inti kinerja tinggi, dan enam inti efisiensi. Inti utama memiliki kecepatan hingga 3,8 GHz, sementara inti lainnya berjalan pada kecepatan 3,25 GHz dan 2,75 GHz. Menurut Samsung, performa chipset ini meningkat hingga 39 persen dibanding Exynos 2500, dengan konsumsi daya yang lebih hemat.

Di sektor kecerdasan buatan (AI), Samsung membekali Exynos 2600 dengan NPU generasi baru yang diklaim mampu meningkatkan kinerja AI hingga 113 persen dibanding pendahulunya. Chip ini juga membawa peningkatan keamanan, termasuk virtualisasi yang lebih aman serta kriptografi pasca-kuantum berbasis perangkat keras.

Untuk kebutuhan gaming, Exynos 2600 dilengkapi GPU Xclipse 960. Samsung menyebut GPU ini mampu memberikan performa ray tracing hingga 50 persen lebih tinggi dan kemampuan komputasi dua kali lipat dibandingkan Exynos 2500, sehingga pengalaman bermain game berat menjadi lebih mulus.

Pada sisi kamera, ISP Exynos 2600 kini dibekali Sistem Persepsi Visual (VPS) berbasis AI yang membuat pengenalan objek dan adegan lebih akurat. Chip ini mendukung sensor kamera hingga 320 MP serta teknologi pengurangan noise video berbasis pembelajaran mendalam, yang membantu menghasilkan video lebih jernih dalam kondisi cahaya rendah.

Selain itu, Samsung juga memperkenalkan teknologi Heat Path Block (HPB) terbaru pada chipset ini. Dengan material EMC High-k, teknologi ini membantu pembuangan panas lebih efektif, sehingga performa tetap stabil meski digunakan dalam waktu lama atau saat bermain game berat.

Spesifikasi penting lainnya mencakup dukungan RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.1, serta layar 4K dengan refresh rate hingga 120 Hz.

Ke depan, Exynos 2600 diperkirakan akan digunakan pada seri flagship Galaxy S26 dan Galaxy S26+. Namun, laporan yang beredar masih berbeda-beda. Ada yang menyebut chip ini akan dipakai secara global, sementara rumor terbaru mengatakan penggunaannya mungkin hanya terbatas di pasar Korea. 
Samsung sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait rencana tersebut.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya