Berita

PT Nevi Global Group dorong revolusi responsible mining lewat kolaborasi GEBARI–APRI (Foto: Nevi Global)

Bisnis

Tokenisasi Berbasis Blockchain Dorong Transparansi Industri Tambang

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Nevi Global Group menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi tokenisasi berbasis blockchain sebagai fondasi baru tata kelola pertambangan yang transparan dan akuntabel. 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam OneGold Gala Dinner yang digelar di Park Hyatt Jakarta, baru-baru ini, sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara GEBARI (Gerakan Blockchainisasi dan AI Republik Indonesia) dan APRI (Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia), dengan dukungan teknologi dari OneGold.io.

Acara yang dihadiri lebih dari 150 pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, regulator, peneliti, pelaku industri, investor, hingga media nasional ini menjadi momentum penting untuk mendorong penerapan responsible mining berbasis teknologi digital. Fokus utamanya adalah menciptakan sistem pertambangan yang lebih terbuka, terpantau, dan dapat dipertanggungjawabkan.


PT Nevi Global Group menilai bahwa praktik pertambangan ke depan tidak lagi bisa dijalankan secara konvensional tanpa pengawasan yang kuat dan sistem pencatatan yang transparan. Teknologi blockchain dinilai mampu menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan sistem yang aman, terintegrasi, dan sulit dimanipulasi.

Melalui inisiatif GEBARI, teknologi blockchain dan kecerdasan buatan dihadirkan sebagai fondasi pengawasan digital. Sistem ini memungkinkan pencatatan dan pemantauan aktivitas tambang secara real time* sehingga alur produksi, distribusi, hingga kepatuhan terhadap standar keselamatan dapat diawasi secara menyeluruh.

Sementara itu, APRI berperan menyelaraskan penambang rakyat dengan standar nasional, sehingga penerapan teknologi digital dapat diadopsi secara inklusif dan sesuai regulasi.

Dukungan utama datang dari OneGold.io melalui teknologi tokenisasi aset tambang berbasis blockchain. Co-Founder OneGold, Hamzah Isa, menyatakan bahwa tokenisasi memungkinkan setiap aktivitas pertambangan tercatat secara transparan dan dapat ditelusuri.

“Dengan tokenisasi aset tambang berbasis blockchain, setiap aktivitas pertambangan dapat dipantau dengan jelas, sekaligus membuka akses pendanaan legal yang lebih aman bagi para pelaku industri,” ujar Hamzah Isa kepada awak media di Jakarta, dikutip Sabtu 20 Desember 2025. 

Hamzah Isa yang didampingi Mirza Tan selaku inisiator GEBARI menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju ekosistem pertambangan yang lebih modern dan bertanggung jawab.

“Dengan dukungan teknologi dan kemitraan strategis lintas sektor, Indonesia semakin dekat menuju ekosistem pertambangan masa depan yang transparan, berdaya saing, dan bebas dari praktik berisiko,” tutupnya.

Dalam rangkaian OneGold Gala Dinner, turut dilakukan penandatanganan kerja sama, peluncuran Gerakan Blockchainisasi dan AI Republik Indonesia (GEBARI), pengenalan platform OneGold.io, serta pemaparan peran APRI. 

Acara ini juga dihadiri Ivas Dewantara selaku Direktur dan Ketua Komite Pelaksana PT Nevi Global Group, serta sejumlah pemangku kepentingan industri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya