Berita

Bahlil Lahadalia memberikan arahan di Rapimnas Partai Golkar 2025 (RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Bahlil Tegaskan Tak Pernah Gunakan Partai Golkar untuk Kepentingan Pribadi

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 12:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan Partai Golkar untuk kepentingan pribadi. 

Hal itu ditegaskan Bahlil di hadapan pengurus partai dan ketua DPD provinsi saat Rapimnas I Partai Golkar 2025 di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu, 20 Desember 2025. 

"Saya sampaikan kepada Bapak Ibu semua, insya Allah tolong ingatkan saya. Saya ingin menjadi ketua Partai Golkar tidak akan pernah saya menjadikan Partai Golkar untuk mengurus kepentingan pribadi saya. Apalagi usaha saya," ujar Bahlil.


Bahlil yang juga Menteri ESDM ini juga menegaskan tidak pernah memerintahkan anggota Fraksi Golkar di DPR untuk mengurus urusan pribadinya.

"Untuk semua anggota fraksi, insyallah tolong ingatkan saya. Saya tidak akan pernah memerintah atau meminta untuk kalian mengurus pribadi saya. Karena saya sudah tahu bagaimana cara mengurus pribadi saya sejak kecil. Saya dilahirkan bukan untuk diurus, tapi untuk mengurus," tegasnya.

Bahlil menegaskan bahwa partai merupakan milik bersama, bukan kelompok tertentu. Maka itu, Bahlil mengajak seluruh kader partai berlambang beringin untuk menjaga marwah partai.

"Partai ini adalah milik kita bersama. Partai ini adalah aset negara. Kita harus menjaga marwah Partai ini untuk kebaikan bangsa dan negara," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya