Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Perkasa Berkat Dorongan Sektor Saham Teknologi

SABTU, 20 DESEMBER 2025 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lantai bursa Amerika Serikat (AS) kembali menghijau di akhir sesi setelah sempat berfluktuasi sepanjang pekan, didorong sektor teknologi berkat kinerja kuat dari Micron Technology yang menghidupkan lagi minat investor pada sektor chip.

Penguatan saham-saham berkapitalisasi besar berlanjut dari hari sebelumnya. Micron memberi proyeksi yang solid, sehingga meredakan kekhawatiran pasar soal valuasi tinggi dan kebutuhan pendanaan di sektor AI. Sejumlah analis menilai reaksi positif pasar menunjukkan investor mulai berani kembali masuk ke saham teknologi setelah sempat tertekan.

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,38 persen ke level 48.134,89 pada penutupan Jumat 19 Desember 2025 waktu setempat. S&P 500 menguat 0,88 persen menjadi 6.834,50, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,31 persen ke 23.307,62. 


Untuk kinerja mingguan, S&P 500 naik tipis 0,11 persen, sementara Nasdaq bertambah 0,48 persen, sedangkan Dow justru turun 0,67 persen.

Di level saham individual, Micron mencetak rekor penutupan tertinggi dengan kenaikan 7 persen dalam sehari. Nvidia naik 3,9 persen di tengah kabar pemerintah AS meninjau chip AI terkuat keduanya. Oracle melonjak 6,6 persen setelah ByteDance menandatangani kesepakatan penjualan operasional TikTok di AS kepada konsorsium investor, termasuk Oracle. 

Namun, di antara semua kenaikan, saham Nike justru anjlok 10,5 persen akibat penurunan margin laba kotor untuk kuartal kedua berturut-turut, dipicu lemahnya penjualan di China.

Pasar juga dipengaruhi faktor musiman dan teknikal. Desember secara historis kerap kuat berkat fenomena “Santa Claus rally”. Namun volatilitas meningkat karena “triple witching”, yakni berakhirnya kontrak opsi dan futures secara bersamaan.

Investor tetap berharap The Federal Reserve akan memangkas suku bunga tahun depan, dengan ekspektasi setidaknya dua kali penurunan masing-masing 25 basis poin.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya