Berita

Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana (tengah) di Desa Cibuah, Kecamatan Warung Gunung, Jumat 19 Desember 2025. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Legislator PDIP:

UU Sisdiknas Harus jadi Payung Besar Kebijakan Terintegrasi

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 23:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pendidikan yang adil dan merata sangat penting, khususnya di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana saat sosialisasi arah kebijakan pendidikan nasional dalam kunjungan reses di Desa Cibuah, Kecamatan Warung Gunung, Jumat 19 Desember 2025. 

Dalam pertemuan yang dihadiri orang tua siswa, kepala sekolah, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, Bonnie menjelaskan DPR tengah membahas revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) untuk menyatukan berbagai regulasi pendidikan yang selama ini tersebar.


“Undang-Undang Sisdiknas ke depan diharapkan menjadi payung besar bagi seluruh sistem pendidikan nasional, baik pendidikan umum, keagamaan, maupun vokasi, sehingga kebijakan pendidikan bisa lebih terintegrasi dan berkeadilan,” ujar Bonnie.

Legislator Fraksi PDIP ini menegaskan Komisi X DPR memiliki peran strategis dalam memastikan regulasi pendidikan menjamin pemerataan akses dan menjawab tantangan zaman. 

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bangsa yang harus didukung regulasi kuat dan konsisten.

Dalam kesempatan itu, Bonnie juga menyosialisasikan berbagai program dukungan negara, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), program afirmasi pendidikan, serta Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Terkait PIP, Bonnie menegaskan bantuan tersebut merupakan hak siswa dan harus digunakan untuk kebutuhan pendidikan. Ia juga menekankan tidak boleh ada potongan dalam bentuk apa pun.

“Jika ada yang mengatasnamakan saya dan meminta potongan PIP, silakan laporkan ke saya,” tegas Bonnie saat menyerahkan PIP kepada orang tua siswa SDN Cibuah dan SDN 2 Cibuah.

Bonnie menambahkan, dana PIP bersumber dari pajak masyarakat yang dikembalikan negara dalam bentuk layanan publik, termasuk bantuan pendidikan. Ia mendorong orang tua mengawal pemanfaatan bantuan sekaligus mempersiapkan anak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Sementara itu, perwakilan penerima PIP, Uwes, mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga. Hal senada disampaikan perwakilan BPD Cibuah, Asep, yang mengapresiasi konsistensi Bonnie dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat desa.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya