Berita

Relawan BNI ikut terlibat turun ke lapangan membantu pemulihan korban terdampak bencana Aceh. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

Relawan BNI Ikut Aksi BUMN Peduli Pulihkan Korban Terdampak Bencana Aceh

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Relawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terlibat langsung dalam upaya penanganan dan pemulihan bencana alam di Aceh.

Melalui program BUMN Peduli 'Satu Hati untuk Sumatera' di bawah koordinasi Danantara, relawan BNI diberangkatkan bersama ratusan relawan 11 BUMN dan difokuskan untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak, khususnya Aceh Utara dan Aceh Tenggara.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, keterlibatan relawan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial BNI sebagai bagian dari BUMN.


"BNI ingin memastikan bantuan tidak hanya sampai, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak. Kehadiran relawan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan agar warga dapat kembali beraktivitas secara bertahap," ujar Okki, Jumat, 19 Desember 2025.

Dalam pelaksanaan di lapangan, relawan BNI bergabung dengan relawan lintas BUMN untuk mendistribusikan bantuan logistik, membersihkan lingkungan, rumah warga, serta fasilitas umum, sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat pascabencana.

BNI juga turut menyalurkan bantuan logistik melalui tiga unit truk membawa perlengkapan kebersihan, bahan pendukung sanitasi, serta peralatan penunjang seperti tangki air, pompa air, genset, dan perlengkapan keselamatan relawan.

Relawan BNI yang diterjunkan berasal dari berbagai unit kerja di wilayah Sumatera, termasuk BNI Wilayah 01, Wilayah 02, KC Medan, KC Universitas Sumatera Utara, dan KC Kawasan Industri Medan, sebagai bentuk semangat gotong royong dan solidaritas insan BNI.

"Sinergi BUMN ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan milik negara dalam melayani dan melindungi masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana," tegas Okki.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya