Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau progres pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Segmen Ancol (Paket 2) di Jakarta Utara, Jumat, 19 Desember 2025. (Foto: PPID DKI)

Nusantara

Penyelesaian Tanggul Pengaman Pantai Terus Dikebut

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 12:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau progres pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Segmen Ancol (Paket 2) di Jakarta Utara, Jumat, 19 Desember 2025.

Pramono menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proyek strategis penanganan banjir rob ini hingga 2029. Pembangunan tanggul NCICD kawasan Ancol Barat sepanjang 2,1 kilometer telah mencapai tahap akhir. Dari laporan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), pengerjaan fisik di titik tersebut sudah mencapai 95,32 persen.

"Ini (pembangunan) betul-betul dibangun dimulai di era kepemimpinan saya," ujar Pramono.


Dari panjang total pembangunan tanggul NCICD Fase A yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yakni 28,27 kilometer, sudah terbangun sepanjang 11,82 kilometer. Sehingga masih menyisakan 16,45 kilometer yang harus segera diselesaikan.

"Saya meminta untuk tetap dilanjutkan multi-years sampai dengan 2029 supaya betul-betul selesai," jelas dia.

Pram, sapaan akrabnya menyampaikan, penyelesaian tanggul ini menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini melanda warga pesisir Jakarta.

Meski proyek ini melibatkan pembagian kewenangan antara Pemerintah Pusat (Kementerian PU), Pelindo, dan Pemprov DKI, namun Pramono menginstruksikan jajaran Pemprov DKI untuk fokus menyelesaikan bagian yang menjadi kewajiban daerah.

"Yang menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI Jakarta, saya minta untuk diselesaikan karena ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat yang ada di Jakarta yang berkaitan dengan banjir rob," jelasnya.

Selain itu, Pramono juga ingin menjadikan kawasan tanggul ini sebagai ruang publik yang estetik sekaligus tempat wisata bagi masyarakat sekitar.

Karena itu, ia menginstruksikan agar dilakukan beautifikasi di sepanjang area tanggul, termasuk penanaman pohon dan penataan lanskap agar layak dikunjungi warga.

"Nanti akan kita buat untuk misalnya tur anak sekolah untuk melihat laut dan sebagainya karena tempatnya memang bagus sekali," kata dia.

Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta diizinkan menjalin kerja sama dengan pihak PT Pembangunan Jaya Ancol untuk memperindah area tanggul. Dengan demikian, nantinya para pengunjung Ancol juga bisa menikmati area tanggul.

"Beberapa tempat saya akan jadikan tempat wisata. Karena punya tempat yang seperti ini kalau kemudian tidak dimanfaatkan oleh masyarakat, oleh publik, itu sayang sekali," tandas Pramono.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya