Berita

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) memantau langsung kedatangan bantuan logistik kemanusiaan di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Kamis 18 Desember 2025. (Foto: Humpro Adpim Aceh)

Nusantara

Muzakir Manaf:

Aceh Banyak Terima Bantuan dari Dalam dan Luar Negeri

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 04:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov Aceh telah menerima banyak bantuan kemanusiaan, baik dari dalam negeri, luar negeri, maupun pemerintah pusat, untuk membantu masyarakat terdampak bencana. 

Hal ini disampaikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) saat memantau langsung kedatangan bantuan logistik kemanusiaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang diangkut KRI Surabaya 591 di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Kamis 18 Desember 2025. 

"Salah satu bantuan terbesar dari Kementerian Pertanian dan Bapanas,” kata Mualem dikutip dari RMOLAceh.


Mualem mengapresiasi dukungan berbagai pihak dan berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang terdampak bencana di Aceh.

“Kita harap rakyat Aceh dapat menerimanya dengan senang hati,” kata Mualem.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Irham Waroihan menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan KRI Surabaya 591 yang berlayar langsung dari Jakarta menuju Aceh.

Irham menyebutkan, total bantuan yang diangkut melalui kapal tersebut mencapai sekitar 700 ton. Bantuan tersebut akan disalurkan untuk tiga provinsi yang terdampak banjir bandang, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Khusus di Aceh, lanjut Irham, bantuan logistik kemanusiaan tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya