Berita

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi keluar dari ruangan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Kamis 18 Desember 2025. (Foto: RMOLLampung/Amri)

Hukum

Arinal Tutupi Wajah Dengan Map saat Keluar dari Kejati Lampung

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 03:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terlihat panik saat keluar dari ruangan penyidik tindak pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada Kamis 18 Desember 2025 sekitar pukul 19.48 WIB.

Arinal terlihat menutupi wajahnya menggunakan map berwarna pink untuk menghindari sorotan kamera awak media.

Arinal membantah diperiksa penyidik dan berdalih hanya melengkapi berkas dan laporan.


"Bukan diperiksa, saya meneruskan, apa namanya laporan atau data-data yang belum lengkap," kata Arinal dikutip dari RMOLLampung.

Soal alas an mangkir dari panggilan penyidik Pidsus Kejati Lampung, Arinal meminta wartawan menanyakannya kepada penyidik.

"Sudah ya, Bapak Arinal capek," kata seorang wanita diduga pengacara Arinal.

“Tanya saja sama penyidik," sambung Arinal.

Sementara itu, Aspidus Kejati Lampung, Armen Wijaya saat dikonfirmasi memastikan bahwa  Arinal datang untuk menghadiri panggilan penyidik.

Menurut Armen, Arinal Djunaidi memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan tindak pidana dana Participating Interest (PI) 10 persen dari Blok Rokan oleh PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) periode 2023-2024.

“Pertanyaannya tadi kurang lebih dua puluh sekian," pungkas Armen. 

Sebelumnya, Arinal sempat tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Kejati Lampung. Kedatangannya kali ini untuk memenuhi panggilan keempat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya