Berita

Audensi Kepala BNN Suyudi Ario Seto dan Sekretaris BNPP Makhruzi Rahman. (Foto: BNN)

Nusantara

BNN-BNPP Awasi Ketat Jalur Tikus Narkoba di Perbatasan

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 00:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penyelundupan narkotika ke Indonesia kerap dilakukan dengan memanfaatkan celah-celah perbatasan negara, baik di darat maupun laut. 

Merespons hal tersebut, kolaborasi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) perlu dilakukan untuk memperkuat pengawasan di perbatasan. 

"Perbatasan menjadi potensi utama masuknya narkotika ke Indonesia, banyak pengungkapan kasus yang kami dapatkan di wilayah perbatasan," kata Kepala BNN Suyudi Ario Seto melalui siaran pers di Jakarta, Jumat 19 Desember 2025.


Menurut Suyudi, ancaman narkotika pada jalur perbatasan baik jalur resmi maupun ilegal adalah tantangan yang harus dihadapi dengan semangat yang sama oleh para pemangku kebijakan. 

"Saya berharap agar celah-celah jalur tikus di perbatasan dapat dilakukan dengan upaya penanganan yang lebih serius dan kolaboratif," kata Suyudi.

BNPP merespons positif kerjasama dengan membuka pintu kolaborasi melalui penyediaan ruangan khusus bagi petugas BNN pada setiap Pos Lintas Batas Negara (PLBN).  

Sekretaris BNPP Makhruzi Rahman menilai langkah ini sekaligus menjadi wujud konkret dari komitmen BNPP sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman yang telah disepakati keduanya pada tahun 2024 lalu.

"Kita bisa menguatkan kerja sama untuk menjaga wilayah perbatasan dari narkoba melalui penempatan pertugas BNN di PLBN," kata Makhruzi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya