Berita

Bank BRI. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Boyong Penghargaan Impactful Grassroots Economic Empowerment

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 22:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

BRI memboyong penghargaan kategori Impactful Grassroots Economic Empowerment dalam ajang Kumparan Awards Impact Makers 2025 di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.

Penghargaan ini diberikan berkat kontribusi perbankan berkode emiten BBRI ini dalam pemberdayaan ekonomi rakyat.

Ini juga sekaligus memperkuat peran BRI di akar rumput melalui pembiayaan inklusif, literasi keuangan, dan pendampingan usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan ketahanan masyarakat secara berkelanjutan.


“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen BRI menjalankan pemberdayaan ekonomi rakyat secara berkelanjutan," kata Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya dalam keterangan tertulisnya.
 
Ia menyebut, setiap program BRI dirancang untuk menjangkau kebutuhan UMKM secara langsung dan mendorong penguatan kapasitas usaha di berbagai daerah.

"Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem usaha rakyat yang tangguh dan berdaya saing,” pungkas Akhmad.

Komitmen BRI terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dijalankan melalui pemberdayaan komunitas, perluasan akses pembiayaan, dan integrasi layanan keuangan yang menjangkau sampai pelosok desa.

Tercatat BRI telah memiliki lebih dari 1,2 juta AgenBRILink di 66.649 desa atau lebih dari 80 persen total desa di Indonesia. Dengan jaringan tersebut, BRI memfasilitasi 913 juta transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.440 triliun.

BRI juga merupakan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar secara nasional. Hingga November 2025, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp163,38 triliun kepada 3,5 juta debitur setara 92,3 persen dari total alokasi KUR BRI tahun ini sebesar Rp177 triliun.

Penguatan juga terjadi pada penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Hingga akhir November 2025, BRI merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar Rp15,87 triliun di lebih dari 115 ribu debitur seluruh Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya