Berita

Petugas PLN melakukan perakitan tower darurat di jalur transmisi Langsa-Pangkalan Brandan. (Foto: Humas PLN)

Nusantara

Sistem Kelistrikan Aceh Berangsur Normal

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sistem kelistrikan Aceh berangsur pulih setelah sempat mengalami gangguan serius akibat bencana. Listrik mulai menyala di berbagai wilayah, memunculkan kembali semangat dan harapan masyarakat yang sebelumnya dilanda kegelapan.

Komisaris PT PLN (Persero), Andi Arief, menyampaikan bahwa langkah paling kritis dalam pemulihan kelistrikan Aceh telah berhasil dilalui. Sistem kelistrikan Aceh yang sebelumnya terisolasi kini kembali tersambung dengan jalur backbone transmisi Sumatera.

“Direktur Utama PLN melaporkan kemarin, Rabu 17 Desember, bahwa langkah paling kritis dalam pemulihan sistem kelistrikan Aceh telah berhasil dilalui. Sistem Aceh yang sebelumnya terisolasi kini sudah tersambung kembali dengan jalur backbone transmisi Sumatera,” ujar Andi Arief, Kamis, 18 Desember 2025.


Ia menjelaskan, setelah koneksi berhasil dipulihkan, PLN melanjutkan proses sinkronisasi pembangkit, gardu induk, dan beban secara bertahap. Langkah ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian guna menjaga keamanan dan stabilitas sistem kelistrikan.

“Saat ini sistem kelistrikan Aceh terus berangsur pulih. Masyarakat menyambut menyalanya listrik di berbagai kota dengan sangat positif. Semangat dan harapan rakyat Aceh mulai kembali terasa seiring terang yang mulai hadir,” katanya.

Menurut Andi, pada Rabu malam, Kota Banda Aceh yang sebelumnya masih mengalami pemadaman bergilir telah sepenuhnya menyala. Antusiasme warga terlihat jelas ketika pusat-pusat aktivitas kembali terang.

Sejumlah daerah yang telah kembali terang antara lain Sigli, Meulaboh, Bireuen, Blang Pidie, Takengon, Simpang Tiga, Lhokseumawe, Tapak Tuan, Blang Kejeren, Idi, Langsa, dan Kuala Simpang. Pemulihan akan terus berlanjut ke titik-titik lainnya.

Untuk wilayah Aceh Tamiang, Andi menyebut pasokan listrik kini jauh lebih andal setelah beralih dari tegangan rendah ke tegangan tinggi melalui Gardu Induk (GI) Tualang Cut.

Meski demikian, pemulihan di sejumlah wilayah masih dilakukan secara bertahap. Andi mengakui pemadaman bergilir masih terjadi, namun intensitasnya akan dikurangi secara signifikan dalam waktu dekat.

“Malam ini pemadaman bergilir masih ada, tapi akan berkurang signifikan. Penguatan sistem terus dilakukan dengan penambahan sinkronisasi pembangkit selama 20–30 jam ke depan agar sistem semakin kokoh,” ujarnya.

Andi menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran PLN di tengah kondisi medan yang tidak mudah. Tim di lapangan tetap siaga penuh mengingat potensi longsor susulan secara mikro masih terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Potensi longsor susulan secara mikro masih terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sehingga tim tetap siaga penuh di lapangan dan kami kerahkan personel utk menyisir perbaikan,” katanya.

Ia berharap sistem kelistrikan Aceh dapat terus terjaga keamanannya dan menjadi berkah serta sumber harapan baru bagi masyarakat.

“Semoga sistem tetap aman dan stabil, serta menjadi berkah dan harapan bagi masyarakat Aceh,” pungkas Andi Arief.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya