Berita

Kementerian Agama RI resmi membuka Program Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) bagi Guru Madrasah se-Indonesia (Foto: Kemenag)

Nusantara

400 Ribu Guru Madrasah Serbu Program TBQ Kemenag, Kuota Sisa Sedikit

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama RI resmi membuka Program Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) bagi Guru Madrasah se-Indonesia. Program ini menjadi langkah strategis nasional untuk memperkuat kompetensi dasar guru madrasah dalam membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.

Berdasarkan data real-time dashboard nasional TBQ per 16 Desember 2025, tercatat 403.996 guru madrasah telah masuk dalam basis data pendaftaran. Dari jumlah tersebut, 105.901 guru telah terverifikasi, atau setara 53 persen dari kuota nasional sebanyak 200.000 peserta. Hingga saat ini, masih tersedia 94.099 slot kosong yang dapat dimanfaatkan oleh guru madrasah di seluruh Indonesia.

Mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kepala Subdirektorat Bina GTK MA/MAK, Dr. Imam Bukhori, M.Pd., menegaskan bahwa Program TBQ merupakan fondasi penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah secara menyeluruh.


“Tujuan akhir dari program ini adalah peserta didik mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Namun kunci utamanya ada pada guru. Guru yang belum tuntas membaca Al-Qur’an tidak mungkin menuntaskan bacaan murid-muridnya,” tegas Imam, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan, asesmen TBQ berfungsi sebagai pemetaan awal untuk mengetahui tingkat kemampuan baca Al-Qur’an guru madrasah. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan dan pelatihan lanjutan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Rektor PTIQ Jakarta, Abdul Rohim, menyampaikan bahwa keterlibatan PTIQ dalam program TBQ merupakan bagian dari khidmat institusi terhadap penguatan Ahlul Qur’an di lingkungan pendidikan.

“Asesmen ini adalah langkah awal yang sangat penting. Dari hasil asesmen inilah dapat dirancang pembinaan dan pelatihan guru madrasah secara lebih tepat sasaran, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan hingga ke peserta didik,” ujarnya.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Subdit Fasilitasi Profesi Guru Direktorat GTK Madrasah, Dr. Fakhrurozi, M.Si, menjelaskan bahwa Program TBQ tahap awal menyasar 200 ribu guru madrasah dari berbagai jenjang pendidikan.

“Asesmen nasional ini menjadi basis utama. Hasilnya akan dikelompokkan ke dalam beberapa kategori kompetensi, yang selanjutnya menjadi dasar penyusunan program tindak lanjut berupa pelatihan dan pendampingan,” jelas Fakhrurozi.

Pelaksanaan asesmen TBQ dilakukan secara daring melalui mekanisme unggah video, dengan melibatkan ratusan asesor dari PTIQ Jakarta. Skema ini dipilih agar pelaksanaan asesmen dapat menjangkau peserta dalam jumlah besar secara efektif dan efisien, tanpa mengurangi kualitas penilaian.

Program Tuntas Baca Al-Qur’an yang dilaksanakan oleh Direktorat GTK Madrasah diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru dan dapat berlangsung secara merata di seluruh Indonesia. Dengan guru yang memiliki kemampuan baca Al-Qur’an yang baik dan benar, pembelajaran di madrasah diharapkan semakin berkualitas serta berdampak langsung pada penguatan karakter peserta didik.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya