Berita

Rapat video konferensi terkait penanganan pasca bencana di Aceh, Selasa, 16 Desember 2025. (Foto: Humas Pemprov Aceh)

Nusantara

Buddha Tzu Chi Siap Bangun 1.000 Rumah Korban Bencana Aceh

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 20:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan membangun 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor.

Bantuan tahap awal ini difokuskan untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang.

“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” kata Sekda Aceh, M Nasir dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh, Rabu, 17 Desember 2025.


Rencana ini disampaikan dalam rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Pemda Sumatera Utara, dan Pemda Sumatera Barat, Selasa malam, 16 Desember 2025. 

Dari total 1.000 unit huntap yang akan dibangun, 722 unit dialokasikan untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Utara. Sementara 278 unit lainnya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain pembangunan huntap, Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten setempat juga berkomitmen menyiapkan lahan serta infrastruktur pendukung, meliputi akses jalan menuju kawasan perumahan, jaringan listrik, serta ketersediaan air bersih guna menunjang kehidupan warga pascabencana.

Pembangunan 1.000 unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari program pemulihan. Pemerintah Aceh mendorong seluruh pihak terkait agar proses pembangunan dapat dipercepat sehingga masyarakat terdampak segera menempati rumah yang layak dan aman.

“Sisanya (kebutuhan huntap) akan dibangun yang bersumber dari APBN atau lembaga untuk kabupaten/kota lainnya,” jelas Nasir.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya