Berita

Apel Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Ribuan Personel Dishub Disiagakan Selama Nataru

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 11:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersiaga penuh dalam mengamankan dan melayani pergerakan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, baik dari sisi personel maupun armada, guna memastikan kelancaran lalu lintas serta keselamatan masyarakat selama masa libur panjang.

“Total kita kerahkan 2.500 personel. Untuk pengaturan di laut, tentu kita fokuskan pada pelayanan masyarakat Kepulauan Seribu. Sementara di darat, kami siagakan personel di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan agar pergerakan masyarakat dari dan ke Jakarta dapat terfasilitasi dengan baik melalui angkutan umum,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin  Liputo, Rabu, 17 Desember 2025.


Syafrin menyampaikan, selain simpul transportasi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga memfokuskan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan-kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Nataru.

Sejumlah destinasi wisata seperti Ragunan, Monas, Ancol, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Setu Babakan, Kota Tua, hingga Taman Mini Indonesia Indah menjadi perhatian utama.

“Di lokasi-lokasi wisata tersebut kami menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas. Misalnya di Ragunan dan Monas, termasuk Ancol dan PIK. Untuk Taman Mini juga sudah kami koordinasikan apabila terjadi kepadatan pengunjung,” katanya.

Dari sisi armada, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiagakan berbagai kendaraan operasional untuk mendukung pengaturan lalu lintas dan penanganan gangguan di lapangan. Sekitar 80 unit mobil derek disiapkan untuk pelayanan, didukung 46 unit mobil patroli serta dua unit mobil Variable Message Sign (VMS) mobile.

“Armada ini akan memberikan informasi langsung kepada masyarakat terkait pengaturan lalu lintas, terutama jika terjadi kepadatan. Contohnya di Ragunan, bisa saja pagi hari diberlakukan satu arah masuk dan sore hari satu arah keluar, tergantung situasi di lapangan,” jelasnya.

Syafrin menjelaskan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menambah empat unit kapal wisata tahun ini untuk mendukung layanan wisata laut ke Kepulauan Seribu. Armada tersebut pada prinsipnya siap melayani masyarakat yang ingin berwisata. Namun, operasional kapal tetap menyesuaikan kondisi cuaca berdasarkan prakiraan dari BMKG.

“Tahun ini ada penambahan empat unit kapal. Namun keberangkatan ke Kepulauan Seribu sangat bergantung pada situasi dan kondisi cuaca. Seperti dua hari terakhir, setelah berkoordinasi dengan KSOP, layanan kapal terpaksa kami hentikan sementara karena cuaca tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan bahwa masyarakat yang memilih menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru di Jakarta dapat merasa aman. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan kewaspadaan mengingat adanya potensi cuaca ekstrem pada periode Desember hingga Januari.

“Kami memastikan liburan di Jakarta aman. Sesuai dengan ramalan BMKG, akan ada potensi hujan ekstrem, sehingga seluruh jajaran sudah berkoordinasi dengan baik dan siap tanggap menghadapi berbagai kemungkinan,” tandasnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya