Berita

Tersangka Dewi Astutik otak penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle. (Foto: Humas BNN)

Politik

PP GPA:

Aktor Intelektual Jaringan Narkoba Dewi Astutik harus Diusut Transparan

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 20:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengungkapan aktor intelektual di balik jaringan narkoba internasional yang dipimpin Dewi Astutik harus transparan dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Tuntutan itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 15 Desember 2025.

Dia memandang perlu adanya transparansi penuh aparatur negara dalam mengungkap jaringan narkoba internasional Dewi Astutik di Indonesia, setelah berhasil ditangkap di Kamboja dengan barang bukti dua ton sabu-sabu senilai sekitar Rp5 triliun.


Aminullah menegaskan, skala operasi Dewi Astutik mustahil dijalankan tanpa adanya dukungan dari pihak dalam negeri. 

“Dewi Astutik tak mungkin bisa memasukkan narkoba dengan nilai jumbo tanpa dukungan pihak lain di dalam negeri yang menjadi backing atau aktor intelektual. Aparat harus mengungkap ini secara terbuka dan transparan," ujar Aminullah dalam keterangannya, Senin, 15 Desember 2025.

Menurut Aminullah, pengungkapan ini menjadi ujian bagi integritas aparat dan negara.

"Dukungan kuat Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam pemberantasan narkotika harus menjadi sinyal jelas, aparat jangan ragu menindak seluruh jaringan di balik Dewi Astutik, termasuk aktor di dalam negeri yang selama ini tersembunyi,” sambungnya menuturkan.

Aminullah memandang, pengungkapan aktor intelektual di balik jaringan narkoba adalah kunci untuk memutus rantai kriminal yang membahayakan generasi muda.

“Kasus ini bukan sekadar penangkapan individu, tapi cerminan sistem yang memungkinkan narkoba masuk. Mengusut aktor intelektual adalah langkah penting untuk menegakkan keadilan, hukum, dan masa depan bangsa," tuturnya.

Lebih lanjut, Aminullah memperkirakan potensi 8 juta jiwa yang bisa terselamatkan dari operasi penangkapan aktor utama dari jejaring narkoba Dewi Astutik.

“Keadilan harus ditegakkan, siapa pun yang terlibat, baik domestik maupun internasional, harus bertanggung jawab. Negara tidak boleh memberi ruang bagi kriminal besar yang mengancam generasi dan integritas bangsa," ucapnya.

"Komitmen politik Presiden dan suport kuat Kapolri harus didukung penuh semua pihak untuk melawan jaringan narkoba internasional ini," demikian Aminullah menambahkan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya