Berita

Ahmed al Ahmed, warga yang menyelamatkan penembakan massal di Pantai Bondi, Australia. (Foto: 7News)

Global

Miliarder Siapkan Hadiah Besar Atas Aksi Heroik Warga Muslim di Bondi Beach

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Aksi heroik Ahmed Al Ahmed warga Muslim penjual buah, saat melawan pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, mencuri perhatian dunia.

Seorang miliarder Amerika Serikat, Bill Ackman, disebut tengah menyiapkan hadiah besar sebagai bentuk apresiasi atas keberanian Ahmed.

Peristiwa itu terjadi saat sebuah acara perayaan Hanukkah berlangsung di Bondi Beach. Dalam insiden penembakan tersebut, Ahmed terlihat berduel dan merebut senapan dari salah satu pelaku, Sajid Akram, meski dirinya terkena dua luka tembak dan kini dirawat di Rumah Sakit St George.


Penembakan tersebut menewaskan 16 orang dan melukai 40 lainnya. Aksi Ahmed dinilai berhasil menyelamatkan banyak nyawa.

Perhatian publik makin meluas setelah Bill Ackman, bankir investasi Yahudi dengan kekayaan lebih dari USD9,5 miliar, menyatakan niatnya memberi penghargaan kepada Ahmed dan keluarganya. 

"Bisakah seseorang membuat akun terverifikasi agar kita bisa memberinya penghargaan dan keluarganya," tulis Ackman di media sosial, Minggu, 14 Desember 2025.

Dukungan juga datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia memuji keberanian Ahmed dalam menghadapi pelaku bersenjata.

"Orang yang sangat berani sebenarnya yang langsung menyerang salah satu penembak dan menyelamatkan banyak nyawa. Orang yang sangat berani yang sekarang berada di rumah sakit dan terluka parah," kata Trump, dikutip dari AFP, Senin, 15 Desember 2025.

Otoritas Australia menyatakan insiden tersebut sebagai serangan teroris yang menargetkan komunitas Yahudi. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam keras serangan tersebut dan menyerukan persatuan nasional.
Saat ini, halaman penggalangan dana daring juga telah dibuat untuk membantu pemulihan Ahmed.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya