Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

ULN Pemerintah Tetap Solid di Tengah Tekanan Global

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 13:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar 423,9 miliar Dolar AS, sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, secara tahunan ULN masih tumbuh 0,3 persen, dengan penopang utama berasal dari sektor publik.

ULN pemerintah tercatat sebesar 210,5 miliar Dolar AS dan tumbuh 4,7 persen (year on year). Kinerja ini mencerminkan pengelolaan utang yang tetap terjaga, didukung masuknya aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional. 

Kondisi tersebut menegaskan kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat.


Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa utang pemerintah dikelola secara hati-hati dan diarahkan untuk membiayai program prioritas, seperti sektor kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, dan transportasi.

Di sisi lain, ULN swasta melanjutkan tren penurunan menjadi 190,7 miliar Dolar AS, atau turun dibandingkan September 2025. Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 1,9 persen, mencerminkan penyesuaian pembiayaan korporasi di tengah dinamika perekonomian global.

Secara keseluruhan, struktur ULN Indonesia tetap berada pada level yang sehat. Rasio ULN terhadap PDB tercatat 29,3 persen, dengan porsi utang jangka panjang yang dominan mencapai 86,2 persen.

Bank Indonesia bersama pemerintah memastikan koordinasi terus diperkuat agar ULN dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya