Berita

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem). (Foto: RMOLAceh)

Nusantara

Jangan Biarkan Mualem Berjuang Sendirian

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 10:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Deputi Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias periode 2005-2009, Sudirman Said, menyoroti beratnya beban yang kini dipikul Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam menghadapi bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Rencong. 

Sudirman mengingatkan agar pemerintah pusat tidak membiarkan Gubernur Aceh berjuang sendirian menghadapi musibah berskala besar tersebut.

Menurut Sudirman, secara psikologis Muzakir Manaf atau Mualem memiliki pengalaman hidup yang sangat kompleks dan panjang bersama Aceh. Ia pernah mengalami fase sebagai gerilyawan, kemudian masuk ke kehidupan sipil pascaperdamaian, terjun ke politik, terpilih, berhenti, lalu kembali lagi hingga akhirnya menjabat sebagai gubernur. 


“Beliau mengalami dinamika Aceh dari waktu ke waktu, termasuk saat peristiwa tsunami,” ujar Sudirman seperti dikutip lewat Podcast Gaspol, Senin, 15 Desember 2025.

Karena itu, Sudirman menilai Mualem sangat memahami kondisi sosial, psikologis, serta dampak bencana yang kini menimpa Aceh. Sudirman menggambarkan skala kerusakan banjir bandang kali ini jauh lebih luas dibandingkan yang dibayangkan banyak pihak. 

Ia menyebut ada pihak yang mencoba menaruh peta Pulau Jawa dan Bali di atas Pulau Sumatera, dan wilayah yang terdampak banjir itu kurang lebih setara dengan luas Jawa dan Bali. 

Ia juga membandingkan kondisi saat ini dengan bencana tsunami 2004. Menurut Sudirman, tsunami memang menyapu habis wilayah pesisir dan menyebabkan kehancuran luar biasa, namun setelah gelombang surut, penataan ulang bisa segera dilakukan. 

“Sekarang ini kan tidak, sudah jumlah yang terkena jauh melampau wilayah yang kena tsunami, airnya terus tergenang di situ. Sekarang lumpur di mana-mana bahkan terjadi banjir susulan," ungkapnya.

Dengan kondisi cuaca ekstrem pada Desember yang dikenal sebagai musim berat, Sudirman mengaku bisa membayangkan betapa berat beban yang harus ditanggung Gubernur Aceh. Ia menilai situasi ini semakin memprihatinkan ketika dalam pertemuan dengan pimpinan tertinggi negara, persoalan tersebut disebut sebagai urusan daerah. 

“Jadi seperti orang yang dibiarkan sendiri,” ujarnya.

Sudirman menegaskan, pengalaman penanganan tsunami 2004 seharusnya menjadi pelajaran penting. Saat itu, dua komandan tertinggi Republik datang langsung ke Aceh bukan sekadar berkunjung, melainkan memimpin operasi penanganan bencana. Mereka bahkan bermalam berhari-hari di lokasi dan meminta menteri terkait untuk tidak kembali berkantor di Jakarta.

“Waktu itu Pak Alwi Shihab sebagai Menko Kesra diminta berkantor di Aceh untuk memimpin tanggap darurat, dan berbulan-bulan tidak pulang-pulang,” kenang Sudirman. 

Ia berharap semangat kepemimpinan dan kehadiran langsung negara seperti itu kembali ditunjukkan, agar Aceh tidak merasa ditinggalkan dalam menghadapi bencana besar yang sedang berlangsung.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya