Berita

Kegiatan bedah buku "Indonesia Naik Kelas" karya Dany Amrul Ichdan yang diselenggarakan Universitas Indonesia. (Foto: Dokumentasi UI)

Politik

Rektor UI Dorong Kampus Ambil Peran Strategis Menuju Indonesia Kuat

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perguruan tinggi memegang peran sentral dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Agenda besar “Indonesia Naik Kelas” hanya dapat terwujud apabila kampus mampu berfungsi sebagai pusat lahirnya pemikiran strategis, inovasi, dan kepemimpinan nasional yang berdampak nyata.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah dalam kegiatan bedah buku "Indonesia Naik Kelas" karya Dany Amrul Ichdan yang diselenggarakan Universitas Indonesia. 

Buku ini disunting oleh Prof. Reda Manthovani dan mengangkat gagasan besar tentang sinergi hilirisasi sumber daya alam (SDA) dan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi Indonesia menuju kekuatan global.


“Kampus harus menjadi rumah lahirnya inovator, pemimpin, dan pemikir yang mampu membawa Indonesia naik kelas dan semakin diperhitungkan di kancah global,” kata Heri melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin 15 Desember 2025.

Heri menekankan bahwa agenda hilirisasi nasional tidak boleh berhenti pada aspek ekonomi dan industri semata. Tanpa SDM unggul yang dibentuk melalui pendidikan tinggi dan riset berkualitas, hilirisasi justru berisiko kehilangan arah jangka panjang.

Menurutnya, UI memiliki tanggung jawab historis untuk memastikan bahwa transformasi ekonomi Indonesia berjalan beriringan dengan transformasi intelektual dan sosial.

“Universitas harus hadir sebagai penjaga arah. Hilirisasi SDA harus ditopang riset, inovasi, dan penguatan karakter manusia Indonesia,” kata Heri.

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono serta diikuti secara daring oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya