Berita

Ilustrasi kecelakaan kerja. (Foto: RMOL)

Nusantara

Nyawa Buruh OKI Pulp and Paper Mills Lagi-lagi Melayang, Polisi Sudah Terima Laporan

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 03:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rentetan kecelakaan kerja maut di PT OKI Pulp and Paper Mills kembali memakan korban. Aparat kepolisian membenarkan insiden fatal yang menewaskan seorang karyawan muda di kawasan industri raksasa milik APP Sinar Mas Group tersebut.

"Kami menerima informasi laka kerja pada Jumat pagi. Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB," Kapolsek Air Sugihan, Iptu Belky Framulia.

Korban sempat dievakuasi dan dibawa ke klinik milik perusahaan. Namun, nyawanya tak berhasil diselamatkan.


"Korban sempat dibawa ke klinik perusahaan, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Terkait penanganan hukum, Belky menegaskan kasus ini tidak berhenti di tingkat polsek. Penanganan lanjutan akan dilimpahkan ke Satuan Pidana Khusus (Pidsus) Polres OKI.

"Kami masih menunggu petunjuk pimpinan untuk langkah selanjutnya," ujarnya dikutip dari RMOLSumsel, Senin, 15 Desember 2025.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban diketahui bernama Yoga Aditya Pratama (24), karyawan PT OKI Pulp and Paper Mills yang bertugas sebagai pengawas atau operator lapangan di area produksi.

Public Affairs PT OKI Pulp and Paper Mills, Gadang Hartawan, membenarkan identitas korban dan insiden tersebut. Menurut pihak perusahaan, penanganan awal telah dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Korban dievakuasi dan mendapat pertolongan pertama sebelum dibawa ke fasilitas medis perusahaan.

"Perusahaan langsung memberikan pertolongan pertama, melakukan evakuasi ke fasilitas medis, serta berkoordinasi dengan tim K3," ujar Gadang.

Perusahaan menyebut penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi internal dan mengklaim telah berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Kami akan memenuhi seluruh kewajiban perusahaan serta memberikan dukungan kepada keluarga korban," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, 12 Desember 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diduga terjatuh ke dalam mesin penggiling kayu atau conveyor di area produksi WHP Line 15, saat tengah melakukan monitoring dan inspeksi lapangan.

Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan kerja fatal di PT OKI Pulp and Paper Mills. Sebelumnya, pada 16 Mei 2024, seorang karyawan bernama Ari Wibowo (28) juga meregang nyawa saat membersihkan saluran pembuangan limbah pabrik.

Saat itu korban ditemukan tewas di dalam pipa limbah. Proses evakuasi berlangsung selama berjam-jam dengan bantuan alat berat sebelum jenazah dibawa ke klinik perusahaan dan dirujuk ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk keperluan otopsi.

Berulangnya kecelakaan kerja maut ini kembali memunculkan sorotan tajam terhadap penerapan standar keselamatan kerja di kawasan industri PT OKI Pulp and Paper Mills.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya