Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan arahan pada peringatan Milad ke-112 Masjid Raya Al Muttaqun Klaten yang mengusung tema "Mengokohkan Fungsi Masjid Untuk Negeri”, di Klaten, Jawa Tengah, Minggu, 14 Desember 2025. (Foto: Kemenag)

Nusantara

Masjid Diharapkan Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 21:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan kualitas umat dan penguatan kehidupan sosial. 

Hal itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan arahan pada peringatan Milad ke-112 Masjid Raya Al Muttaqun Klaten yang mengusung tema "Mengokohkan Fungsi Masjid Untuk Negeri”, di Klaten, Jawa Tengah, Minggu, 14 Desember 2025.

“Ada dua hal yang bisa masjid wujudkan, yaitu syiar atau kesemarakan dan ada penghayatan atau kontemplasi. Dua hal itu perlu berbanding lurus,” tegasnya.


Menag juga mengingatkan pentingnya pembagian peran antara masjid dan rumah. Ia mengutip teladan Rasulullah SAW yang menganjurkan salat wajib dilaksanakan secara berjamaah di masjid, sementara rumah tetap dihidupkan dengan ibadah sunah. 

“Rasulullah minta juga sekalipun tetanggaan dengan masjid tetap harus menggunakan rumah kita untuk salat. Tapi salatnya salat sunat. Salat fardunya di masjid,” tuturnya.

Lebih jauh, Nasaruddin mengingatkan agar rumah tidak kehilangan ruh spiritualnya. Rumah yang jauh dari aktivitas ibadah, menurutnya, seperti kuburan.

Menag kemudian mengulas kembali sejarah fungsi masjid pada masa Rasulullah SAW yang sangat luas dan humanis. Berdasarkan catatan sejarah, hanya sebagian kecil masjid yang digunakan untuk ibadah ritual. 

“Kalau kita lihat sejarahnya, Rasulullah hanya sekitar dua puluh persen masjidnya Nabi, baik Masjid Quba maupun Masjid Nabawi, dipakai sebagai tempat ibadah mahdah. Selebihnya untuk pemberdayaan umat,” jelasnya.

Ia merinci, Masjid Nabawi pada masa Rasulullah juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, balai pertemuan, rumah tahanan, tempat walimah pernikahan, pusat pengobatan, pusat informasi, hingga lembaga peradilan. 

“Masjidnya Nabi itu juga difungsikan sebagai sekolahan, rumah tahanan, balai pertemuan, tempat walimahan pernikahan, balai pengobatan, pusat informasi, kantor pengadilan. Jadi Rasulullah SAW itu banyak sekali membuat pikiran-pikiran yang sangat humanis di masjid,” ungkapnya.

Menag berharap masjid-masjid di Indonesia, baik yang berada di pinggir jalan maupun di tengah permukiman, dapat menjadi pusat pemberdayaan umat yang nyata. Dengan jumlah masjid yang mencapai ratusan ribu, ia optimistis masjid dapat menjadi kekuatan sosial bangsa.

“Saya mohon supaya masjid kita yang ada di Indonesia, termasuk Masjid Al Muttaqun ini yang berada di pinggir jalan, dan juga delapan ratus ribu masjid yang ada di tengah perkampungan, bisa menjadi medium pemberdayaan umat,” pungkasnya.




Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya