Berita

Alumni Network Forum 2025. (Foto: dok. FIB Unpad)

Nusantara

FIB Unpad Gelar Alumni Network Forum 2025, Perkuat Jejaring dan Kolaborasi

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 21:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar Alumni Network Forum 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kampus dan alumni lintas generasi.

Ketua Pelaksana Alumni Network Forum 2025, Taufik Ampera, menjelaskan forum ini bertujuan menjadikan alumni sebagai duta reputasi Universitas Padjadjaran melalui publikasi terintegrasi yang menampilkan kiprah, prestasi, dan kontribusi mereka di tingkat nasional hingga global.

“Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk meningkatkan reputasi institusi melalui penguatan citra positif alumni sebagai representasi keunggulan akademik dan nilai-nilai Unpad,” ujar Taufik.


Ia menambahkan, FIB Unpad juga mendorong peran aktif fakultas dalam mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mempromosikan alumni unggulan di berbagai bidang. Langkah tersebut sekaligus membangun basis data alumni prominent sebagai rujukan kolaborasi dan komunikasi reputasi.

Dalam sambutannya, Dekan FIB Unpad Aquarini Priyatna yang diwakili Pembantu Dekan Mumuh Muhsin Zakaria menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi dan sinergi antara FIB Unpad dan para alumni. Dukungan serta partisipasi jaringan alumni, menurutnya, sangat dibutuhkan agar ke depan Fakultas Ilmu Budaya Unpad semakin memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor Unpad yang diwakili Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi, Prita Amalia, menyoroti pentingnya penguatan jaringan alumni lintas sektor untuk mendukung kemajuan kampus. Ia juga memperkenalkan Aplikasi KITA Unpad sebagai sarana komunikasi dan penguatan jejaring alumni Universitas Padjadjaran.

Forum ini juga diisi diskusi bertema penguatan kemitraan alumni FIB Unpad dalam mendukung employer reputation. Diskusi dipandu Wakil Dekan Bidang Akademik FIB Unpad, Lina Meilinawati Rahayu, yang membahas indikator QS World University Rankings, mulai dari reputasi akademik hingga reputasi pemberi kerja.

“Unpad saat ini berada di peringkat 500 dunia dan menargetkan masuk posisi 300. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendukung capaian tersebut,” jelas Lina.

Alumni Network Forum 2025 digelar Sabtu, 13 Desember 2025. Acara tersebut dihadiri para Ketua Program Studi S1, S2, dan S3 FIB Unpad serta sejumlah alumni prominent yang telah menjadi pimpinan dan pelaku usaha. Di antaranya Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari, Kepala Bidang Budaya dan Komunikasi IFI Bandung Ricky Arnold Yuniarto, Rektor ISBI, Retno Dwimarwati, hingga Executive Director Indonesian Diaspora Network United Nuning Hallet.

Para alumni sepakat bahwa lulusan Sastra dan Ilmu Budaya Unpad memiliki kemampuan adaptif dan tersebar di berbagai sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri. Diharapkan, Alumni Network Forum 2025 dapat mendorong kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran ke depan.FIB Unpad Gelar Alumni Network Forum 2025, Perkuat Jejaring dan Kolaborasi

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar Alumni Network Forum 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kampus dan alumni lintas generasi.

Ketua Pelaksana Alumni Network Forum 2025, Taufik Ampera, menjelaskan forum ini bertujuan menjadikan alumni sebagai duta reputasi Universitas Padjadjaran melalui publikasi terintegrasi yang menampilkan kiprah, prestasi, dan kontribusi mereka di tingkat nasional hingga global.

“Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk meningkatkan reputasi institusi melalui penguatan citra positif alumni sebagai representasi keunggulan akademik dan nilai-nilai Unpad,” ujar Taufik.

Ia menambahkan, FIB Unpad juga mendorong peran aktif fakultas dalam mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mempromosikan alumni unggulan di berbagai bidang. Langkah tersebut sekaligus membangun basis data alumni prominent sebagai rujukan kolaborasi dan komunikasi reputasi.

Dalam sambutannya, Dekan FIB Unpad Aquarini Priyatna yang diwakili Pembantu Dekan Mumuh Muhsin Zakaria menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi dan sinergi antara FIB Unpad dan para alumni. Dukungan serta partisipasi jaringan alumni, menurutnya, sangat dibutuhkan agar ke depan Fakultas Ilmu Budaya Unpad semakin memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Rektor Unpad yang diwakili Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi, Prita Amalia, menyoroti pentingnya penguatan jaringan alumni lintas sektor untuk mendukung kemajuan kampus. Ia juga memperkenalkan Aplikasi KITA Unpad sebagai sarana komunikasi dan penguatan jejaring alumni Universitas Padjadjaran.

Forum ini juga diisi diskusi bertema penguatan kemitraan alumni FIB Unpad dalam mendukung employer reputation. Diskusi dipandu Wakil Dekan Bidang Akademik FIB Unpad, Lina Meilinawati Rahayu, yang membahas indikator QS World University Rankings, mulai dari reputasi akademik hingga reputasi pemberi kerja.

“Unpad saat ini berada di peringkat 500 dunia dan menargetkan masuk posisi 300. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendukung capaian tersebut,” jelas Lina.

Alumni Network Forum 2025 digelar Sabtu, 13 Desember 2025. Acara tersebut dihadiri para Ketua Program Studi S1, S2, dan S3 FIB Unpad serta sejumlah alumni prominent yang telah menjadi pimpinan dan pelaku usaha. Di antaranya Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari, Kepala Bidang Budaya dan Komunikasi IFI Bandung Ricky Arnold Yuniarto, Rektor ISBI, Retno Dwimarwati, hingga Executive Director Indonesian Diaspora Network United Nuning Hallet.

Para alumni sepakat bahwa lulusan Sastra dan Ilmu Budaya Unpad memiliki kemampuan adaptif dan tersebar di berbagai sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri. Diharapkan, Alumni Network Forum 2025 dapat mendorong kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran ke depan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya