Berita

Polda Metro merilis penanganan kasus pengeroyokan debt collector hingga tewas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Presisi

Pengeroyokan Dua Matel Dipicu Penghentian Motor Polisi

SABTU, 13 DESEMBER 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Polri mengungkap awal mula insiden pengeroyokan dua debt collector atau mata elang (matel) di kawasan TMP Kalibata, Jakarta Selatan yang berujung kematian. 

Pemicu kejadian bermula dari sepeda motor yang digunakan salah satu anggota Polri yang diberhentikan di tengah jalan oleh para debt collector.

“Kendaraan (anggota Polri) diberhentikan oleh para debt collector,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam, 12 Desember 2025.


Trunoyudo mengatakan, hal itulah yang menjadi alasan enam anggota Yanma Mabes Polri kemudian terlibat dalam rangkaian pengeroyokan yang menewaskan dua pria tersebut. 

Meski begitu, Trunoyudo menegaskan bahwa alasan apa pun tidak membenarkan tindakan brutal yang dilakukan para tersangka.

Terkait aksi lanjutan berupa pembakaran kios dan kendaraan milik warga, Trunoyudo mengatakan, laporan resminya masih berproses. 

“Untuk sementara, laporan terkait pengerusakan masih dalam pendalaman,” kata Trunoyudo.

Trunoyudo menekankan, penyidikan untuk tindak pidana umum dan pelanggaran kode etik berjalan paralel.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya