Berita

Ilustrasi

Politik

MAI Apresiasi Pertamina Hadir di Tengah Bencana Sumatera

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 21:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kinerja PT Pertamina diapresiasi dalam mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG ke wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Sekretaris Jenderal Majelis Adat Indonesia (MAI), M. Rafik Datuk Rajo Kuaso mengatakan, Pertamina telah menunjukkan komitmen dan respon cepat dalam menjaga pasokan energi di tengah krisis, bahkan saat infrastruktur dan akses darat terputus. 

Kata Rafik, dengan berbagai medan yang sulit, kinerja Pertamina berhasil mendistribusikan bahan bakar minyak untuk 688 SPBU atau 98 persen dari jaringan SPBU di wilayah terdampak.


"Pertamina berhasil menjamin kelancaran suplai bagi masyarakat dan layanan publik," kata Rafik dalam keterangan tertulis, Kamis 11 Desember 2025.
 
Di lokasi yang terisolasi akibat jalan putus, longsor, atau bencana, kata dia, Pertamina mengandalkan moda transportasi alternatif.

"Mulai dari pesawat perintis hingga rencana pengiriman menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules untuk BBM, serta mekanisme khusus untuk distribusi LPG," tuturnya.

Atas dasar hal itu dan melihat vitalitas energi bagi pemulihan kehidupan masyarakat, masih kata Rafik, MAI menilai peran Pertamina dalam masa tanggap darurat ini sangat layak diapresiasi dan dijadikan teladan bagi institusi lain.
 
Dia menegaskan bahwa dari perspektif adat dan filosofi kerajaan-kerajaan tua Nusantara, menjaga ketersediaan energi terutama di masa bencana adalah bagian dari tanggung jawab kolektif terhadap sesama rakyat. 

"Dalam tradisi leluhur, gotong-royong, menjaga keselamatan dan kesejahteraan komunitas, serta memastikan keberlangsungan hidup bersama adalah nilai luhur yang harus terus dipraktikkan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya