Berita

Seorang wanita memeriksa rumah sakit yang rusak akibat serangan udara militer Myanmar yang menewaskan lebih dari 30 orang (Foto: AFP)

Dunia

Junta Myanmar Gempur Rumah Sakit di Rakhine, 31 Orang Tewas

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 13:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan udara yang diluncurkan pasukan junta militer Myanmar menghantam Rumah Sakit Umum Mrauk U di Negara Bagian Rakhine pada Rabu malam, 10 Desember 2025.

Menurut informasi yang disampaikan langsung oleh pekerja bantuan di lokasi, serangan itu mengakibatkan tewasnya 31 warga. 

“Situasinya sangat mengerikan. Sejauh ini kami bisa memastikan 31 orang tewas, dan jumlah itu kemungkinan masih akan bertambah. Ada juga 68 orang terluka," kata pekerja bantuan bernama Wai Hun Aung, seperti dikutip dari AFP.


Foto-foto dari lokasi menunjukkan puluhan jenazah tergeletak di luar bangunan rumah sakit yang hancur.

Serangan dilakukan oleh sebuah jet tempur yang menjatuhkan bom ke area rumah sakit sekitar pukul 21.00. 

Departemen kesehatan Arakan Army (AA) menyebut 10 pasien tewas di tempat akibat hantaman pertama. Juru bicara junta belum memberi komentar atas insiden tersebut.

Rakhine saat ini hampir sepenuhnya dikuasai oleh Arakan Army, kelompok etnis bersenjata yang telah lama berperang dengan militer Myanmar, bahkan sebelum kudeta 2021. Kelompok ini dikenal sebagai salah satu kekuatan oposisi utama terhadap junta.

Serangan mematikan ini terjadi di tengah ofensif besar-besaran menjelang pemilu yang dijadwalkan mulai 28 Desember.

Junta menyebut pemilu sebagai langkah menuju stabilitas, namun kelompok pemberontak menegaskan mereka akan menggagalkannya di wilayah yang mereka kuasai.

Sementara itu, pemilu versi junta banyak menuai kritik dari pemantau internasional, termasuk PBB. Namun China tetap mendukung proses tersebut, dengan alasan dapat membantu memulihkan stabilitas di Myanmar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya