Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa: STOXX 600 Naik Tipis, Dax Melemah

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa bergerak mendatar dengan investor berhati-hati mencermati sejumlah kabar korporasi. Sorotan utama pasar global tertuju pada Washington, di mana Federal Reserve mengumumkan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin. 

Indeks acuan regional, STOXX 600, hanya mampu naik tipis 0,07 persen ke level 578,17, menandakan pasar masih bergerak dalam rentang yang sempit selama beberapa sesi terakhir.

Di antara indeks-indeks utama, sebagian besar menunjukkan pelemahan: DAX Jerman turun 0,13 persen dan CAC Prancis melemah 0,37 persen. Sementara FTSE 100 Inggris bergerak sedikit lebih baik dengan kenaikan tipis 0,14 persen.


Sektor otomotif menjadi yang paling tertekan, merosot 1,5 persen. Sektor ini terseret oleh anjloknya saham Ferrari sebesar 4,8 persen setelah menerima penilaian negatif dari Morgan Stanley dan Jefferies. 

Sektor industri juga turun 0,35 persen, terutama karena pelemahan pada saham pertahanan setelah reli selama dua hari. Saham Vinci jatuh 3,1 persen usai BNP Paribas menurunkan rating-nya, menambah tekanan pada sektor konstruksi dan material yang turun 0,8 persen. 

Sebaliknya, saham-saham terkait komoditas bergerak positif, didorong oleh kenaikan harga minyak 0,2 persen dan saham penambang 0,75 persen. 

Sektor perbankan menguat 0,7 persen, dipimpin oleh lonjakan saham HSBC sebesar 3,2 persen setelah mendapat peningkatan rekomendasi dari BofA Securities. 

Kabar baik juga datang dari Delivery Hero yang melesat 13,7 persen setelah perusahaan mengumumkan tinjauan alokasi modal dan opsi strategis. Sektor energi terbarukan turut menikmati penguatan, dengan saham Nordex, Siemens Energy, dan Vestas mencatat kenaikan signifikan setelah GE Vernova memproyeksikan pendapatan yang lebih tinggi.

Sementara itu, di Eropa, parlemen Prancis mengesahkan anggaran jaminan sosial 2026 dengan margin tipis, menggarisbawahi tantangan fiskal dan politik domestik. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, juga memberikan petunjuk positif, mengisyaratkan bahwa proyeksi pertumbuhan kawasan euro dapat dinaikkan pada pekan depan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya