Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Pertamina)

Bisnis

Pertamina Dinilai Terus Berbenah Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 00:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, menilai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina harus menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus berbenah dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

“HUT ke-68 Pertamina harus dimaknai sebagai momen untuk meningkatkan kualitas dan kinerja agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Emrus kepada awak media di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.

Menurut dia, Pertamina saat ini telah menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam pengelolaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, ia menilai upaya pembenahan internal harus terus dilakukan agar kepercayaan publik tetap terjaga dan semakin menguat.


Ia juga menekankan pentingnya pemberantasan mafia migas yang dinilai masih menjadi tantangan serius dalam tata kelola sektor energi nasional.

“Pertamina harus terus dibersihkan agar pengelolaan BBM oleh Pertamina dapat berjalan lancar, tanpa kepentingan mafia migas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Emrus menyebut posisi Pertamina sebagai BUMN strategis menjadikannya tumpuan harapan publik dalam pengelolaan energi nasional. 

Oleh karena itu, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui transparansi, profesionalisme, dan konsistensi kinerja.

“Pertamina harus menjadi perusahaan pengelola minyak dan gas yang menjadi harapan dan kepercayaan masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Ia menambahkan, perhatian publik terhadap Pertamina akan selalu tinggi karena perannya yang vital dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Menurutnya, konsistensi dalam perbaikan kualitas layanan dan kinerja menjadi kunci utama dalam menjaga reputasi perusahaan di mata publik.

“Perbaikan kualitas dan kinerja harus dipertahankan, karena peran Pertamina sangat melekat dengan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya