Berita

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited bekerja sama dengan Siiru Indonesia. (Foto: RMOL/Yudhistira)

Bisnis

BPKH Jajaki Kerja Sama Perkuat Ekosistem Umrah Digital

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 20:42 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Penguatan ekosistem layanan umrah berbasis teknologi dijalankan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited dengan menggandeng Siiru Indonesia.

Kolaborasi ini dirancang sebagai penguatan ekosistem layanan ibadah umrah berbasis teknologi demi menghadirkan pengalaman lebih aman, mudah, dan modern.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan nilai manfaat berlapis bagi jemaah Indonesia,” kata Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah di Muamalat Tower, Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.


Penandatanganan kerja sama BPKH Limited dan Siiru Indonesia turut disaksikan Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah dan Direktur Utama Siiru Indonesia, Harun Judin.

Siiru menghadirkan fitur kesiapan jemaah menghadirkan fitur edukasi digital. Fitur ini menyediakan panduan manasik, persiapan ibadah, dan materi literasi berbasis syariah.

Ini sejalan dengan tujuan BPKH, yaitu meningkatkan kesiapan jemaah melalui pendampingan yang mudah diakses. Namun demikian, Iman menekankan bahwa penyelenggaraan umrah tidak akan diambil alih dan tetap menjadi wewenang Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) berizin.

“Di era digital, jemaah membutuhkan informasi yang akurat dan terstruktur. Melalui platform ini, kami mendorong penguatan literasi ibadah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya