Berita

Jajaran Board of Directors PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) foto bersama usai menerima pengharagaan di ajang Annual Report Award (ARA) 2024. (Foto: dok. IPCM)

Bisnis

IPCM Borong Tiga Gelar Bergengsi di Annual Report Award 2024

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 18:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) kembali menegaskan kelasnya. Anak usaha Pelindo Group ini memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2024 yang digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tiga gelar prestisius yang berhasil diraih IPCM yakni Juara 1 BUMN Klaster Pendapatan 1-5 Triliun, Juara Umum Klaster 1-5 Triliun, serta Juara Umum Perusahaan Go Public Non-Keuangan.

Penghargaan diterima langsung Direktur Utama IPCM Shanti Puruhita didampingi Komisaris Utama R.R Dewi Ariyani bersama jajaran komisaris dan direksi IPCM di Gedung BEI, Jakarta, Senin 8 Desember 2025.


Ajang ARA 2024 merupakan kompetisi tahunan yang menilai kualitas Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan perusahaan tahun buku 2024. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) bersama tujuh lembaga negara, di antaranya OJK, Kemenko Perekonomian, Kemendagri, Badan Pengaturan BUMN, Ditjen Pajak Kemenkeu, BEI, dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Tahun ini, ARA mengusung tema “Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future”. Laporan tahunan tak lagi diposisikan sekadar dokumen formal, melainkan menjadi cermin kualitas tata kelola dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Sebanyak 206 perusahaan mendaftar dalam ARA 2024, meningkat 23 persen dibanding tahun lalu. Setelah seleksi ketat, 171 perusahaan dinilai lewat desk evaluation dan wawancara langsung pimpinan perusahaan. Penilaian merujuk pada standar POJK 51/2017, SEOJK 16/2021, PUGKI 2021, hingga ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).

Tahun ini, peserta dibagi dalam tiga klaster pendapatan: di bawah Rp1 triliun, Rp1-5 triliun, dan di atas Rp5 triliun. IPCM masuk klaster pendapatan Rp1-5 triliun, kategori BUMN serta perusahaan terbuka non-keuangan.

Ketua Dewan Juri ARA 2024, Lindawati Gani, menegaskan penilaian difokuskan pada transparansi, integritas, dan pemikiran terintegrasi.

“Proses penjurian dilakukan secara independen, objektif, dan profesional, tetap berada di bawah pengawasan KNKG,” ujar Lindawati.

Komisaris Utama IPCM R.R Dewi Ariyani menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran perusahaan.

“Penghargaan ini milik seluruh insan IPCM. Ini menjadi penyemangat untuk terus menjaga IPCM sebagai perusahaan yang modern, berdaya saing, dan dapat dipercaya,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama IPCM Shanti Puruhita menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas tata kelola.

“Ini bukti kerja keras seluruh insan IPCM. Laporan tahunan bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan,” ujar Shanti.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi IPCM untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan kinerja perusahaan di masa depan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya