Berita

Satpol PP DKI Jakarta menindak rumah makan sekaligus tempat pemotongan hewan anjing yang berada di Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur.(Foto: Humas Satpol PP DKI Jakarta)

Nusantara

Satpol PP DKI Sidak Rumah Makan Daging Anjing di Cililitan

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 15:05 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menindak dua rumah makan serta satu tempat pemotongan hewan anjing di kawasan padat penduduk di Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa 9 Desember 2025.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP DKI Jakarta, Ivand Sigiro mengatakan, penindakan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan adanya dua rumah makan tersebut.

"Dua rumah makan dan satu rumah pemotongan hewan diberikan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) pemanggilan ke kantor Satpol PP untuk membawa berkas dan menunjukan izin usaha yang dimiliki," kata Ivand dalam keterangannya Rabu 10 Desember 2025.


Ketiga tempat usaha tersebut yakni RM Sangkaan, RM Lapo Codian, dan RPH Silitonga.

Dari pemeriksaan awal, ketiga pemilik usaha belum bisa menunjukkan izin usaha yang dimiliki. Sehingga pengelola ketiga tempat tersebut dipanggil ke kantor Satpol PP DKI Jakarta.

Ivand menyampaikan pihaknya bakal melakukan penindakan tegas terhadap rumah makan atau tempat pemotongan hewan daging anjing yang tidak berizin.

"Mengimbau kepada para pemilik RM mulai bulan ini untuk tidak menjual lagi daging B1 terkait dengan Hewan Penular Rabies (HPR) di wilayah DKI Jakarta," pungkas Ivand.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya