Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Rebound 0,42 Persen di Sesi I, Sektor Infrastruktur Jadi Motor Utama Penggerak

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 13:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menjauhi zona merah dan mencetak penguatan signifikan pada akhir perdagangan sesi I hari Rabu, 10 Desember 2025. IHSG menanjak 0,42 persen atau naik sebesar 36,53 poin, menutup sesi di level 8.693,71.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp19,21 triliun. Total volume yang diperdagangkan melibatkan 42,57 miliar lembar saham dalam 2,13 juta kali transaksi.

Tercatat, 266 saham menguat, namun tren negatif mendominasi dengan 402 saham terkoreksi, dan 132 saham stagnan.


Pergerakan IHSG hari ini didorong oleh lonjakan pada sektor tertentu, sementara sektor lainnya melemah:

Infrastruktur menguat 4,95 persem. Energi naik 2,03 persen. Bahan baku juga 1,42 persen. 

Transportasi justru melemah 1,24 persen. Keuangan juga merosot 0,65 persen.

Kenaikan IHSG hari ini banyak ditopang oleh saham-saham dengan transaksi jumbo. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat menjadi yang paling aktif ditransaksikan (volume, frekuensi, dan nilai), bahkan dengan nilai transaksi mencapai Rp5,2 triliun sendiri.

Saham dengan nilai transaksi terbesar adalah BUMI, DEWA, BRPT. Sementara Top Gainers adalah CTTH, KIOS, ELIT, CITY, RLCO, SOTS, dan  KETR 

Beberapa saham yang menjadi penopang utama IHSG hari ini di antaranya adalah BUMI yang melesat 21,32 persen dan BRPT yang menanjak 7,14 persen. Sentimen pasar hari ini turut dipengaruhi oleh antisipasi pasar terhadap hasil Rapat The Fed.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya