Berita

Kontingen Kamboja di ajang SEA Games (Foto: Gavin Foo)

Dunia

Kamboja Tarik Kontingen dari SEA Games Thailand Imbas Konflik Perbatasan

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kamboja resmi menarik seluruh kontingennya dari gelaran Southeast Asian (SEA) Games 2025 di Thailand pada Rabu, 10 Desember 2025, menyusul konflik perbatasan yang kembali memanas antara kedua negara selama tiga hari terakhir.

Dalam surat yang dikirim kepada panitia penyelenggara, Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) menyatakan penarikan kontingan merupakan keputusan yang sulit. 

Namun keputusan itu harus diambil  karena adanya keprihatinan serius terkait keamanan serta permintaan dari keluarga para atlet agar mereka segera dipulangkan.


“NOCC harus menarik seluruh delegasi kami dan mengatur kepulangan mereka ke Kamboja sesegera mungkin demi alasan keselamatan,” tulis komite tersebut, sehari setelah tim hadir dalam upacara pembukaan SEA Games di Bangkok. 

Menurut laporan Reuters, ketegangan di perbatasan kedua negara kembali meletus pada Senin, 8 Desember 2025. Bentrokan melibatkan aksi saling tembak artileri dan serangan udara oleh jet tempur Thailand.

Pejabat setempat melaporkan bahwa sedikitnya 14 orang tewas dan 88 lainnya luka-luka sejak konflik terbaru pecah, sementara ratusan ribu warga telah mengungsi dari wilayah perbatasan akibat gempuran artileri berat.

Penarikan kontingen ini menjadi pukulan bagi Kamboja, yang dua tahun lalu menempati peringkat keempat dalam klasemen medali saat menjadi tuan rumah SEA Games 2023.

Adapun SEA Games 2025 di Thailand berlangsung di tiga lokasi yakni Bangkok, Chonburi, dan Songkhla.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya